Video Mesum Beredar Luas, Masyarakat Ogan Ilir Desak Polisi Usut Tuntas Perkara Oknum Kades Genjot Istri Orang

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,Inewsnusantara.com- Masyarakat di Ogan Ilir mengaku heran dengan perkara oknum kepala desa selingkuh yang saat ini masih bergulir, namun belum ada tersangka.

Diketahui, seorang kepala desa di Kecamatan Rambang Kuang dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dengan istri orang.

Video persetubuhan oknum kades dengan seorang wanita tersebut beredar di media sosial.

“Pelakunya ada, videonya ada, kiranya polisi dapat mengusut tuntas kasus dugaan perselingkuhan ini,” kata seorang warga bernama Muhsinin, Selasa (18/3/2025).

Muhsinin mengaku mendapatkan video mesum oknum kades berdurasi 8,24 menit itu via WhatsApp.
“(Video mesum) menyebar di medsos, WhatsApp. Bikin malu Ogan Ilir,” ujarnya.

Baca Juga :  Sudah Diperingatkan, Penjual Petasan di Pasar Indralaya OI Tetap Buka Lapak

Dalam video, tampak seorang pria diduga kuat merupakan oknum kades yang dimaksud, berduaan dengan seorang wanita di dalam kamar.

Belakangan diketahui, lokasi mesum itu ada di salah satu hotel di Indralaya, Ogan Ilir.

Dengan diungkapnya perkara ini, warga berharap nama baik Ogan Ilir sebagai daerah kota santri yang religius, dapat dipulihkan.

“Harus segera terungkap. Besar harapan kami agar polisi memberi atensi penuh pada perkara ini,” ucap Muhsinin yang juga tokoh masyarakat ini.

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan, Propam Polda Sumsel Cek Senpi Personel Polres OKI

Polisi sendiri telah dua kali melayangkan panggilan kepada oknum kades tersebut, namun hanya diwakili kuasa hukum.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham mengatakan, perkara tersebut naik ke penyidikan.

“Itu (perkara oknum kades zina) naik ke penyidikan,” kata Ilham dihubungi terpisah.

Meski naik ke penyidikan, polisi belum bersedia mengumumkan status para terlapor dalam perkara ini.

“Terkait (penetapan status tersangka), kami belum bicara itu. Nanti selanjutnya disampaikan,” ucap Ilham.(Mat)

Berita Terkait

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI
HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang
Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa
Tiga Pegawai BRI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi KUR di Pampangan OKI, Dua Langsung Ditahan
Aksi Kemanusian PSI Ogan Ilir, Bantu Korban Kebakaran Rumah di Pulau Semambu
Kunjungi Ogan Ilir, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Resmikan Pabrik Arwana Plant IV D
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Kamis, 3 September 2026 - 20:19 WIB

HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Kamis, 3 September 2026 - 15:34 WIB

Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB