Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN -INC,-Tim Karhutla Mabes TNI melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berlangsung di Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin, Selasa (15/9).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Tim Karhutla Mabes TNI dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman Karhutla, sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan unsur TNI di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Tim Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan tersebut dipimpin oleh Brigjen TNI F.S. Ginting SSos MAP, bersama lima perwira menengah, yakni Kolonel Laut Agus Wahyu N SE MM, Kolonel Laut Dadan, SAg MPd CTMP. CHRMP, Kolonel Laut Abdurrahman SAg M.Sos, Kolonel Adm Dodi Harjon SPd MSi. serta Kolonel Sus Suparman SAg.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0430/Banyuasin yang diwakili Kasdim Letkol Inf. Saibudin SAg, Danramil 430-01/Pangkalan Balai Kapten Inf Erwin Suhaimi, Kapolsek Pulau Rimau AKP Sumaryanto SH, Camat Selat Penuguan Samsudin SPd MSi, Forkopimcam, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Selat Panuguan.

Perwakilan dari setiap Perusahaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Korwil Pendidikan, Korlap Pertanian, Kepala SMAN, Kepala SMPN, Para Kepala SDN yang berada di wilayah terdekat Pemuda dan Pelajar SMAN di Kecamatan Selat Penuguan.

Camat Selat Penuguan Samsudin dalam sambutannya memberikan gambaran daerah yang di pimpinnya berucap syukur Alhamdulillah daerahnya Zero Karhutla, dengan kesadaran bersama masyarakat dan pemerintah menjaga wilayah hutan dan lahan dari Karhutla.

Baca Juga :  Bumil, Baduta dan Balita di Desa Tanjung Laut Terima Pemberian Susu dan Makan Bergizi Dari Koramil 430-05/Betung

Menurutnya, untuk lebih memudahkan masyarakat dalam melindungi wilayahnya perlu adanya akses jalan yang memadai untuk transfortasi dengan jalan beton sementara ini masih akses jalan tanah yang bergelombang demikian

“Dalam kesempatan ini kami memohon bantuan dan perhatian dari semua pihak yang dapat membantu untuk masyarakat,” ungkap Camat Selat Penuguan Samsudin, dalam sambutannya pada acara tersebut.

Selain itu dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut, Tim Karhutla Mabes TNI memberikan pemahaman kepada pemerintah kecamatan dan masyarakat mengenai pentingnya melakukan langkah-langkah pencegahan Karhutla.

Masyarakat diimbau untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak terhadap lingkungan serta kesehatan.

Upaya- upaya yang telah di lakukan oleh masyarakat Selat Penuguan sekarang ini terus di pertahankan bahkan ditingkatkan jangan sampai ada orang luar yang masuk ke wilayahnya dengan iseng yang mengakibatkan kebakaran.

Untuk itu perlunya sinergitas cegah dini dari semua pihak baik TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, BPBD dan semua unsur pemerintahan dan masyarakat untuk bahu-membahu menjaga wilayah dari Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kebun.

Baca Juga :  Ombudsman RI: Palembang Tertinggi di Sumsel Penilaian Maladministrasi Publik

Selain memberikan edukasi, Tim Karhutla Mabes TNI juga memberikan apresiasi kepada Camat Selat Penuguan bapak Samsudin SPd MSi karena wilayah Kecamatan Selat Penuguan berada dalam kondisi zero Karhutla.

Tidak adanya kejadian Karhutla di wilayah Kecamatan Selat Penuguan menjadi catatan positif sekaligus menunjukkan adanya kepedulian dan kewaspadaan dari pemerintah kecamatan bersama masyarakat dalam menjaga wilayahnya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah kecamatan dan masyarakat untuk terus mempertahankan kondisi **zero Karhutla** serta meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Tim Karhutla Mabes TNI menekankan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan koordinasi, edukasi, pengawasan, dan respons cepat, potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini, hutan dan kebun hijau terjaga dan dapat diwariskan kepada anak cucu generasi bangsa yang akan datang.

Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, Tim Karhutla Mabes TNI berharap Kecamatan Selat Penuguan dapat terus mempertahankan predikat “Zero Karhutla” dan menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam upaya bersama menciptakan Kabupaten Banyuasin yang aman dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan dari sekarang dan tahun-tahun mendatang. (Adm)

Berita Terkait

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB