Mifta Swalayan Dibobol Tengah Malam, 46 Tabung Gas Raib, Polisi Buru Pelaku

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC.— Aksi pencurian terjadi di Mifta Swalayan, Jalan Kerisi, RT 004/RW 002, Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkal Balam, Kota Pangkalpinang, Rabu (23/9/2026) dini hari.

Sebanyak 46 tabung gas LPG 3 kilogram raib digondol pelaku. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp10,8 juta.

Pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.10 WIB. Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 08.00 WIB setelah pihak keluarga mengecek kondisi toko.

Saat diperiksa, kondisi toko sudah berantakan. Pintu rolling door sebelah kiri dalam keadaan terbuka setengah setelah diduga dirusak dengan cara menghancurkan gembok. Meja kasir berhamburan, sementara tabung-tabung gas yang sebelumnya berada di area depan hingga bagian ujung toko telah hilang.

Tidak hanya itu, sejumlah pintu kamar di bagian dalam toko juga ditemukan mengalami kerusakan akibat diduga dibuka secara paksa.

Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, pelaku diduga terlebih dahulu mematikan listrik atau NCB sehingga kamera CCTV toko ikut berhenti merekam.

Meski demikian, rekaman CCTV sempat menangkap sekilas aktivitas pelaku dari jarak jauh. Dari rekaman yang ada, pelaku diduga menggunakan sepeda motor yang dilengkapi semacam keranjang atau rak serta mengenakan helm dan senter kepala.

Baca Juga :  Yus Rizal Anggota DPRD Bangka Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Desa Tanjungratu

Keterangan lain datang dari seorang marbot masjid bernama Romli yang berada di seberang toko. Saat kejadian berlangsung, saksi sempat melihat seseorang membawa tabung gas dari arah toko.

Saksi bahkan sempat memanggil orang tersebut. Pelaku kemudian menjawab, “Iya, Pak Rom.”

Karena kondisi malam dan jarak yang cukup jauh, saksi tidak dapat memastikan identitas pelaku. Saksi kemudian mengira orang tersebut merupakan pemilik toko dan melanjutkan aktivitasnya di masjid.

Selain rekaman CCTV, pihak keluarga juga menemukan beberapa sarung tangan yang diduga tertinggal di lantai toko dan kini dapat menjadi bagian dari petunjuk dalam proses penyelidikan.

Pihak keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polresta Pangkalpinang. Tim kepolisian juga telah datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (23/9/2026).

Sejumlah bagian toko diperiksa, mulai dari pintu rolling door, area kasir, lokasi penyimpanan tabung gas LPG hingga ruang CCTV.

Baca Juga :  Diduga Korupsi DD Senilai Rp 769 Juta, Kades Muara Baru Diringkus Sat Reskrim Polres Banyuasin

Keluarga berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti secara serius. Terlebih, terdapat sejumlah petunjuk yang dapat membantu penyelidikan, mulai dari kerusakan gembok dan pintu, rekaman CCTV, keterangan saksi, hingga temuan sarung tangan yang diduga digunakan pelaku.

Pihak keluarga juga berharap polisi dapat menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV dari rumah atau bangunan lain di sekitar lokasi yang mengarah ke akses jalan yang dilalui pelaku.

“Harapan kami pelaku segera ditemukan. Barang yang hilang cukup banyak dan kerugiannya juga besar. Kami berharap semua petunjuk di TKP bisa ditindaklanjuti polisi,” ujar pihak keluarga.

Saat kejadian, pemilik toko disebut sedang tidak berada di lokasi karena sebelumnya harus menuju UGD untuk mendapatkan perawatan dan mengambil obat.

Hingga berita ini ditayangkan, identitas pelaku belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Berita Terkait

Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Mitra Karib, Babinsa Patroli dan Komsos di Wilayah Binaan
Pemkot Pangkalpinang Bedah Rumah Warga, Camat Gerunggang: Uang Renovasi Bisa untuk Kebutuhan Pokok
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!
Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun
Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:22 WIB

Mifta Swalayan Dibobol Tengah Malam, 46 Tabung Gas Raib, Polisi Buru Pelaku

Selasa, 22 September 2026 - 20:11 WIB

Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Mitra Karib, Babinsa Patroli dan Komsos di Wilayah Binaan

Selasa, 22 September 2026 - 12:55 WIB

Pemkot Pangkalpinang Bedah Rumah Warga, Camat Gerunggang: Uang Renovasi Bisa untuk Kebutuhan Pokok

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:50 WIB