Pangkalpinang, INC. — Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Mega Cendekia kembali memberikan informasi mengenai sistem penyelenggaraan Universitas Terbuka (UT) sekaligus membentuk Dewan Mahasiswa sebagai wadah pengembangan potensi dan kegiatan nonakademik mahasiswa.
Dalam agenda tersebut, Kepala Salut Mega Cendekia, Dartika mengatakan, Zaki dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dipercaya sebagai Ketua Dewan Mahasiswa SALUT Mega Cendekia, sementara posisi wakil diemban Rizki dari Program Studi Akuntansi.

Dewan Mahasiswa tersebut akan mengembangkan sejumlah divisi, di antaranya UMKM, keagamaan, teknologi informasi (IT), dan olahraga.
Pembentukan Dewan Mahasiswa ini, mengacu pada arahan tim pusat UT agar SALUT tidak hanya memberikan pelayanan akademik, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah dan mengembangkan potensi di luar kegiatan perkuliahan.
SALUT Mega Cendekia sebelumnya berdiri sejak 2011 dengan nama Pokjar. Skema tersebut kemudian berubah menjadi SALUT pada 2024. Memasuki masa registrasi 2026.2, SALUT Mega Cendekia melayani sekitar 310 mahasiswa dari kurang lebih 17 program studi, baik jenjang sarjana maupun magister.
Pelayanan akademik tetap menjadi bagian utama, mulai dari pendaftaran, registrasi, hingga layanan ujian. Namun, melalui Dewan Mahasiswa.
SALUT Mega Cendekia kini memperkuat layanan nonakademik dengan membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan keterampilan.
Divisi olahraga, misalnya, diarahkan untuk mengembangkan kegiatan futsal. Divisi keagamaan menggelar kajian rutin di Masjid Kubah Timah. Sementara divisi IT memberikan ruang belajar keterampilan seperti blogging dan Microsoft Office dasar.
Selain itu, divisi UMKM mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kewirausahaan dan pameran UMKM. Langkah ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membangun pengalaman di luar dunia akademik.
Dengan pembentukan Dewan Mahasiswa tersebut, Dartika menegaskan, perannya bukan hanya sebagai pusat layanan administrasi dan akademik, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi mahasiswa UT dalam mengembangkan potensi, kreativitas, keterampilan, dan jejaring.












