RDP ini digelar sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap proyek infrastruktur strategis yang saat ini tengah berlangsung di wilayah Sumatera Selatan. Jalan Tol Palembang–Betung merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi barang dan jasa.
Dalam rapat tersebut, DPRD Sumsel mendengarkan langsung berbagai masukan dan keluhan dari masyarakat, pemerintah daerah terkait, serta pihak pelaksana proyek mengenai dampak pembangunan tol terhadap mobilitas warga, akses menuju permukiman, lahan usaha, fasilitas umum, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang berada di sekitar trase pembangunan.
Ketua DPRD Sumsel menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. Menurutnya, percepatan pembangunan jalan tol tidak boleh mengabaikan aksesibilitas warga maupun keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
“Pembangunan jalan tol tentu memberikan manfaat besar bagi daerah dalam jangka panjang. Namun demikian, berbagai dampak yang dirasakan masyarakat saat proses pembangunan harus mendapatkan perhatian serius dan solusi yang tepat dari seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Sementara itu, Komisi IV DPRD Sumsel yang membidangi sektor pembangunan menyoroti sejumlah persoalan yang muncul di lapangan, seperti akses jalan lingkungan yang terputus, hambatan distribusi hasil pertanian, serta kebutuhan pembangunan jalur alternatif bagi masyarakat. Komisi IV meminta pihak kontraktor dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi serta menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.
Perwakilan pelaksana proyek menjelaskan bahwa pembangunan Tol Palembang–Betung terus berjalan sesuai target dan diharapkan mampu mengurangi kemacetan di jalur nasional Palembang–Betung yang selama ini menjadi salah satu titik padat lalu lintas di Sumatera Selatan. Selain itu, keberadaan jalan tol nantinya akan mempercepat waktu tempuh dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
Melalui RDP tersebut, DPRD Sumsel berharap seluruh pihak dapat membangun komunikasi yang lebih intensif guna mencari solusi terbaik terhadap berbagai dampak yang muncul selama proses pembangunan. Hasil rapat akan menjadi bahan rekomendasi DPRD kepada pemerintah dan pihak terkait agar pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dapat berjalan lancar tanpa mengurangi hak dan kepentingan masyarakat yang terdampak.
Rapat berlangsung secara konstruktif dengan menghasilkan sejumlah poin tindak lanjut yang akan dibahas lebih lanjut bersama instansi teknis dan pelaksana proyek sebagai upaya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.













