Pangkalpinang, INC,. – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam malam ramah tamah Festival Cheng Beng yang digelar selama 2 hari di Kampung Bintang, Kelurahan Bintang, Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi masyarakat yang pulang kampung sekaligus menghadirkan wajah baru dalam perayaan tradisi tahunan tersebut.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, menyampaikan bahwa festival ini sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Jika sebelumnya Cheng Beng identik dengan sembahyang kubur, kini dikemas lebih semarak melalui festival yang sarat makna kebersamaan.
“Ini adalah bentuk penyambutan, bagi saudara-saudara kita yang pulang ke Pangkalpinang. Kita ingin menghadirkan kesan mendalam sekaligus memperkuat citra kota sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman,” ujarnya.
Ia menegaskan, festival ini bukan hanya bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kehadiran bazar UMKM dinilai memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal yang turut merasakan manfaat dari ramainya pengunjung.
Menurutnya, pelaksanaan Cheng Beng di Pangkalpinang mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang terus terjaga hingga kini.
Apresiasi juga datang dari Anggota DPR RI, Rudianto Tjen, yang menilai festival ini berjalan dengan baik berkat kerja keras seluruh panitia. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Festival ini, bisa menjadi titik awal untuk terus menghidupkan kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa Cheng Beng merupakan tradisi tahunan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Ia menilai festival ini turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama membangun Bangka Belitung ke depan.
Di akhir kegiatan, Wali Kota Pangkalpinang menyampaikan terima kasih kepada Polresta Pangkalpinang, Polsek Bukit Intan, Dandim, Danrem, serta seluruh OPD yang telah mendukung kelancaran acara hingga selesai.
Festival Cheng Beng di Kampung Bintang pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan simbol kebersamaan, toleransi, dan harapan akan masa depan yang lebih harmonis bagi masyarakat Pangkalpinang.
*sumber : klandestin.co.id













