DPRD Babel Soroti Perizinan Tersus dan TUKS di Belitung, KSOP Tegaskan Tak Ada Moratorium

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belitung, INC,. – Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan kunjungan kerja ke Kantor KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Senin (30/3/2026), guna mengawasi tata kelola pelabuhan khusus (Tersus) dan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) dalam mendorong pemerataan ekonomi daerah.

Rapat yang dipimpin perwakilan KSOP, bersama Ketua DPRD Babel Taufik Rizani ini menjadi forum strategis untuk membahas perizinan, pengawasan, hingga kontribusi sektor kepelabuhanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRD Syarifah Amelia menyoroti pentingnya kemudahan perizinan Tersus dan TUKS guna menciptakan iklim investasi yang sehat. Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik monopoli atau dominasi kelompok tertentu dalam aktivitas kepelabuhanan.

Selain itu, DPRD turut mempertanyakan kebijakan moratorium penambahan Tersus dan TUKS di wilayah kerja KSOP. Menanggapi hal itu, pihak KSOP melalui Hengki menegaskan bahwa saat ini tidak ada moratorium. Pengajuan izin tetap dibuka sepanjang memenuhi ketentuan administratif dan teknis sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Sinergi Pusat dan Daerah, Pemerintah Resmikan Langkah Hukum Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

KSOP juga menekankan, perannya sebagai instansi teknis yang memberikan persetujuan akhir dalam proses perizinan serta memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan tanpa indikasi praktik monopoli.

Anggota DPRD lainnya, Imam Wahyudi, meminta penjelasan terkait mekanisme pengawasan, khususnya terhadap komoditas strategis seperti timah serta kontribusinya terhadap PAD.

Menjawab hal tersebut, pihak KSOP menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara ketat, termasuk melibatkan tim Satgas terpadu di lapangan. Aktivitas pelabuhan sendiri tercatat cukup aktif dengan rata-rata 200 hingga 300 kunjungan kapal per bulan dengan berbagai jenis muatan.

Terkait kontribusi terhadap PAD, KSOP mengungkapkan telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman dengan pemerintah daerah mengenai pungutan. Selain itu, terdapat pelaporan rutin hasil verifikasi muatan seperti kaolin yang disetorkan sebagai penerimaan daerah melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belitung.

Baca Juga :  RTLH Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Warga Pematang Sukatani

Sementara itu, anggota DPRD Imelda meminta masukan terkait potensi optimalisasi tarif jasa kepelabuhanan untuk meningkatkan PAD. KSOP menyebut sinergi dengan pemerintah daerah sudah berjalan, termasuk melalui pertukaran data operasional setiap semester yang dimanfaatkan Dinas Perhubungan untuk evaluasi kebijakan dan potensi retribusi.

Dari hasil rapat, disimpulkan bahwa tidak ada pembatasan izin baru Tersus dan TUKS, operasional pelabuhan berjalan lancar dengan pengawasan ketat, serta sinergi antara KSOP dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mengoptimalkan kontribusi terhadap PAD.

DPRD Babel menegaskan akan terus mengawal, kebijakan kepelabuhanan agar tetap transparan, kompetitif, dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Kenalkan Stevia, Langkah Nyata Tekan Risiko Diabetes
Poltekkes Kemenkes PangkalPinang Kenalkan Stevia, Langkah Nyata Cegah Diabetes di Desa Penagan
HUT ke-25 Demokrat, Aksi Sosial Disambut Antusias Warga Pangkalpinang
Richard Syam: SMA Negeri 5 Diharapkan Atasi Kendala Zonasi di Gerunggang
Kapolsek Gerunggang: Penindakan Miras dan Lem Aibon Berhasil Tekan Kenakalan Remaja
Polres Bangka Bongkar Praktik Oplosan LPG 3 Kg di Air Duren, Ratusan Tabung dan Satu Pelaku Diamankan
PWI Bateng Ingatkan Pertamina: Rakyat Menunggu Aksi, Bukan Sekadar Pernyataan
PJS Babel Gelar Musdalub 12–13 Juli, Perkuat Konsolidasi Organisasi

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:20 WIB

Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Kenalkan Stevia, Langkah Nyata Tekan Risiko Diabetes

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:24 WIB

Poltekkes Kemenkes PangkalPinang Kenalkan Stevia, Langkah Nyata Cegah Diabetes di Desa Penagan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:21 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Aksi Sosial Disambut Antusias Warga Pangkalpinang

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:53 WIB

Richard Syam: SMA Negeri 5 Diharapkan Atasi Kendala Zonasi di Gerunggang

Senin, 6 Juli 2026 - 21:10 WIB

Kapolsek Gerunggang: Penindakan Miras dan Lem Aibon Berhasil Tekan Kenakalan Remaja

Berita Terbaru