Warga Tiga Desa di Ogan Ilir Protes Ada Makanan Basi pada MBG, Polisi Sampai Turun Tangan

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Warga di tiga desa di Ogan Ilir memprotes menu makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Protes tersebut bukan tanpa alasan, sebab ada sebagian menu makanan yang basi.

Sebenarnya, temuan makanan basi ini terjadi pada Selasa (16/9/2025) lalu.

Warga yang melakukan protes berasal dari Desa Kerinjing, Sekonjing dan Ulak Kerbau di Kecamatan Tanjung Raja.

Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin mengatakan bahwa telah mengutus Unit Intelkam untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Iya, kami sudah datangi satu-persatu Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan bidan di ketiga desa itu,” kata Zahirin kepada wartawan, Minggu (21/9/2025).

Baca Juga :  Satlantas Polres Banyuasin Kerahkan 18 Personel di Titik Rawan, Arus Lalu Lintas Aman dan Terkendali

Rencananya, MBG itu untuk balita dan ibu hamil serta menyusui.

Hasil temuan di Ulak Kerbau, menu yang disajikan pada MBG berupa bihun tumis, bakso ikan, kecap sambal, tahu cabai, timun dan buah semangka.

Keluhan makanan basi pertama kali disampaikan oleh para kader Posyandu melalui grup WhatsApp.

“Pihak SPPG dan pemilik katering mengakui adanya kelalaian dan menyatakan akan melakukan perbaikan agar tidak terulang,” ungkap Zahirin.

Baca Juga :  Kejari OKI Terima Mandat Amankan dan Tertibkan Aset Pemkab OKI

Sementara di Desa Kerinjing dan Sekonjing, masing-masing mendapat 133 dan 126 ompreng MBG.

Ratusan ompreng makanan tersebut tidak jadi dibagikan kepada masyarakat karena ditemukan sudah berbau tidak sedap dan terasa asam.

“Semua paket makanan kemudian dikembalikan kepada pihak katering,” ujar Zahirin.

Dia menegaskan hingga saat ini tak ada warga penerima manfaat MBG di ketiga desa itu yang mengalami keracunan atau dampak kesehatan.

“Pihak katering juga sudah menerima keluhan tersebut sebagai bahan evaluasi,” jelas Zahirin.

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB