Pangkalpinang, INC,-Polsek Gerunggang bersama Polresta Pangkalpinang dan masyarakat melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Pipil Kuartal IV pada Jumat, 21 November 2025, bertempat di lahan milik PT Timah yang dikelola warga setempat, Sugiman, di Kelurahan Tua Tunu Indah, Kota Pangkalpinang. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan mendukung program ketahanan pangan nasional.
Acara dihadiri Wakapolresta Pangkalpinang AKBP Rendra Oktha Dinata, S.I.K., M.Si, Kalapas Kelas II A Sugeng Indrawan, Kapolsek Gerunggang Iptu Sri Widodo SH, Camat Gerunggang Richard Syam, para lurah di wilayah Kecamatan Gerunggang, Babinsa, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta personel Polsek dan Polresta Pangkalpinang.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan Wakapolresta Pangkalpinang, penanaman jagung secara simbolis, foto bersama dan diakhiri dengan penutup.
Dalam sambutannya, Wakapolresta AKBP Rendra menegaskan bahwa penanaman jagung pipil merupakan langkah nyata mendukung swasembada pangan, terutama dalam menyediakan bahan baku pakan ternak secara mandiri. Ia menyampaikan bahwa swasembada jagung pipil akan menekan biaya produksi pakan ternak dan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“Dengan swasembada jagung pipil, kita tidak perlu lagi impor. Ini dapat menekan harga pakan ternak sehingga mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana harapan Bapak Presiden,” ujar AKBP Rendra. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max yang tidak dapat hadir karena mengikuti apel Kasatwil.
AKBP Rendra menjelaskan bahwa program ketahanan pangan di Pangkalpinang telah berjalan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan-lahan kurang produktif. Sebelumnya, Polresta telah menanam jagung pipil di lahan seluas 5 hektare di Pelindang, setengah hektare di Kecamatan Tamansari, dan sekitar 4.000 meter persegi di Bukit Intan. Hasil panen nantinya akan disalurkan ke Bulog.
Kapolsek Gerunggang Iptu Sri Widodo SH menambahkan bahwa lahan yang ditanami pada kegiatan ini seluas kurang lebih 1.000 meter persegi dengan bibit jagung pipil yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah. Menurutnya, jagung pipil menjadi komoditas penting karena digunakan sebagai bahan utama pakan ternak.
“Dengan keberadaan swasembada jagung pipil, kita bisa menekan harga pakan ternak. Pakan ikan, burung, dan berbagai kebutuhan ternak lainnya banyak menggunakan jagung. Jika harga pakan turun, produksi ternak meningkat dan masyarakat mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.
Iptu Sri Widodo berharap program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia juga membuka kegiatan secara resmi dan mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan.
Kegiatan penanaman jagung pipil di Tua Tunu Indah ini semakin menegaskan komitmen Polri bersama masyarakat dalam mendukung program strategis nasional yang bertujuan menciptakan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.













