Unsri Menjadi Tuan Rumah Evaluasi SMMPTN Barat 2025, Bahas Peningkatan Seleksi Masuk Mahasiswa Baru

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR – inewsnusantara.com,-Universitas Sriwijaya (UNSRI) sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Barat Tahun 2025.

Rektor Unsri Prof. Dr. Taufiq Marwa menerangkan, FGD tersebut berlangsung di Aula Lantai 7 Fakultas Ilmu Komputer Unsri Kampus Palembang, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para rektor dan perwakilan perguruan tinggi anggota Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat.

Dalam sambutannya, Taufiq menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan menekankan pentingnya kegiatan FGD ini sebagai wadah berbagi pengalaman antarperguruan tinggi.

Taufiq juga menjelaskan bahwa Unsri memiliki dua kampus utama, yaitu di Palembang dan Indralaya.

“Kampus Indralaya menjadi pusat kegiatan utama Universitas Sriwijaya, sedangkan Kampus Palembang digunakan untuk program Pascasarjana, D3, serta program khusus yang diseleksi secara mandiri,” terang Taufiq, Minggu (26/10/2025).

Di akhir sambutannya, Rektor Unsri menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta dan memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Marwan, selaku Ketua BKS-PTN Barat menyampaikan apresiasi kepada Unsri yang telah menjadi tuan rumah kegiatan ini.

“Terima kasih Pak Rektor Unsri sudah bersedia menjadi tuan rumah pada kesempatan ini. Sekaligus kita juga menyambut Unsri aktif kembali di BKS. Sebagai anggota kita pahami bahwa Unsri merupakan salah satu inisiator daripada BKS ini dan juga pelaksanaan SMPTN. Jadi semoga ini menjadi pertanda baik bagi kita semua. Komitmen kita bersama agar BKS ini bisa terus kita jalankan sebagai forum bersama kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Rantau Bayur Amankan Pelaku Pengguna Narkoba Jenis Sabu - Sabu

Lebih lanjut, Marwan menjelaskan bahwa evaluasi tahun ini bertujuan untuk memperbaiki sistem dan mekanisme seleksi agar semakin efektif, efisien, dan transparan.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan kuota jalur SMMPTN di masing-masing perguruan tinggi agar kesempatan bagi calon mahasiswa semakin luas.

“Tahun lalu kita berhasil menjaring lebih dari 29 ribu peserta, hampir mencapai 100 persen. Jadi saya kira luar biasa. Ini juga peran Bapak-Ibu Rektor yang melakukan sosialisasi di tempat masing-masing. Nah, harapan kita tahun 2026 juga bisa lebih meningkat dan tentunya disertai dengan kuota yang lebih banyak lagi di jalur SMPTN ini,” ungkapnya.

Marwan menambahkan bahwa SMMPTN Barat akan terus berupaya memperkuat sistem seleksi yang akuntabel dan terintegrasi dengan kebijakan nasional.

Termasuk menjalin koordinasi dengan Kementerian dan lembaga mitra seperti KPK untuk menjaga transparansi dan integritas pelaksanaan seleksi.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Ibrahim selaku Ketua Panitia SMMPTN Barat melaporkan perkembangan pelaksanaan seleksi di tahun ini.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung UMKM Twinny Kembangkan Inovasi Pangan Lokal Tiwul

Ia menyampaikan bahwa jumlah perguruan tinggi anggota SMMPTN Barat terus mengalami peningkatan.

“Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini jumlah perguruan tinggi yang bergabung bertambah tiga, sehingga kini total menjadi 28 anggota. Kami juga sudah menerima informasi bahwa dua perguruan tinggi lagi, yaitu UIN Sultan Thaha Jambi dan UIN Bukittinggi, serta kemungkinan UNP (Universitas Negeri Padang) akan bergabung. Jadi tahun depan diharapkan jumlah anggota meningkat menjadi 31 perguruan tinggi,” jelasnya.

Ibrahim juga menyampaikan apresiasi kepada para Wakil Rektor Bidang Akademik di masing-masing perguruan tinggi yang telah mengawal proses pelaksanaan SMMPTN dengan baik.

Ia menambahkan bahwa sistem seleksi tahun ini berjalan lancar, meskipun masih terdapat beberapa hal yang akan dievaluasi bersama.

Dalam laporannya, ia turut menjelaskan alur pelaksanaan SMMPTN Barat yang terdiri dari tiga tahap utama, yaitu pembentukan panitia, persiapan dan pelaksanaan dengan total sekitar 19 kegiatan.

Lebih lanjut, forum juga membahas kebijakan nasional mengenai batas waktu penerimaan mahasiswa baru.

Selain membahas evaluasi teknis, FGD ini juga menjadi ajang untuk menetapkan panitia pelaksana SMMPTN Barat tahun berikutnya.

Kegiatan FGD diakhiri dengan sesi diskusi terbuka dan penyampaian rekomendasi perbaikan sistem seleksi untuk tahun mendatang.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Kunjungi Kajari OKI, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto Silahturahmi ke Kodim 0402/OKI, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB