Pungli Kembali Terjadi di Pantai Pasir Padi, Anak Kecil Tagih Uang Sewa Pondok Rp40 Ribu ke Pengunjung

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, inewsnusantara.com – Praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng citra kawasan wisata Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang. Kali ini, pungli tersebut dilakukan di salah satu pondok atau shelter di area pantai oleh seorang anak kecil yang menagih uang sewa kepada pengunjung.

Menurut keterangan salah satu pengunjung, anak tersebut datang dan meminta uang sebesar Rp40 ribu dengan alasan untuk membayar sewa pondok. “Kemarin anak itu datang, katanya papanya lagi sakit jadi mereka nggak bisa jualan. Terus dia minta uang sewa pondok sebesar Rp40 ribu. Daripada ribut, kami kasih aja uang itu,” ungkap pengunjung, Minggu (12/10/2025).

Baca Juga :  Kecelakaan Electric Car Terjadi Berulang, Kabid Destinasi Masih Menunggu Rapat Koordinasi

Aksi seperti ini, tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi wisatawan yang datang untuk menikmati suasana pantai. Apalagi, pungutan tersebut tidak jelas asal-usulnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Dinas Pariwisata segera turun tangan untuk menertibkan kembali kawasan Pantai Pasir Padi dari praktik-praktik pungli, baik yang dilakukan oleh oknum dewasa maupun anak-anak.

Baca Juga :  Minimnya Tindakan Hukum, Ketua PWI Banyuasin Sumbang Saran Dengan Kejari Banyuasin

“Kalau dibiarkan, nanti makin banyak yang berani narik uang sembarangan. Harusnya ada pengawasan yang lebih tegas dari pihak dinas,” tambah pengunjung lainnya.

Pantai Pasir Padi selama ini menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kota Pangkalpinang. Namun, berulangnya laporan pungli di kawasan ini dikhawatirkan akan mencoreng citra pariwisata daerah dan menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari dinas terkait. (i17).

Berita Terkait

Yus Rizal: Sosialisasi MPR RI Jadi Penguatan Demokrasi dan Arah Pembangunan Berbasis Pancasila
Aksan Visyawan: Sosialisasi MPR Perkuat Cinta NKRI dan Soliditas PKS di Bangka Belitung
Dody Kusdian Dorong Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Diperluas hingga Daerah
Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru
Rekrutmen Tuai Sorotan, Dugaan Prosedur Tak Transparan PT ISS Indonesia di Lingkungan PT Timah Tbk
Rekrutmen PT ISS di Disorot, Dua Peserta Tembus Tahap Akhir Tanpa Seleksi Awal
GESID Babel konsolidasikan budaya Belinyu, pagelaran Titang Tue Doa Sekampung segera digelar
Andika Saputra: Pemkot Pangkalpinang Gencarkan Bersih Pasar, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:59 WIB

Yus Rizal: Sosialisasi MPR RI Jadi Penguatan Demokrasi dan Arah Pembangunan Berbasis Pancasila

Sabtu, 18 April 2026 - 18:56 WIB

Aksan Visyawan: Sosialisasi MPR Perkuat Cinta NKRI dan Soliditas PKS di Bangka Belitung

Sabtu, 18 April 2026 - 18:54 WIB

Dody Kusdian Dorong Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Diperluas hingga Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru

Jumat, 17 April 2026 - 19:38 WIB

Rekrutmen Tuai Sorotan, Dugaan Prosedur Tak Transparan PT ISS Indonesia di Lingkungan PT Timah Tbk

Berita Terbaru

Hukum

Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:28 WIB