Proyek SDN 1 Muara Baru Diduga Terindikasi Penyimpangan

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com-Proyek dinas Pendidikan Kab. OKI tahun anggaran 2024 diduga banyak sekali terindikasi penyimpangan.

Salah satunya proyek yang dilaksanakan di SDN 1 Muara Baru berupa pembangunan pagar sekolah, halaman sekolah, dan rehab ruang kelas sebanyak tiga ruang.

Untuk pembangunan pagar menggunakan dana APBD sebesar Rp. 200 juta, yang dikerjakan oleh CV. Empat Mutiara Hita.

Sedangkan halamannya sepanjang 200 meter senilai Rp. 200jt dikerjakan oleh CV. Ima Jaya Anugrah.

Dan rehab ruangan sebanyak tiga ruangan senilai Rp. 420 juta, yang dikerjakan oleh CV. Ima Jaya Anugrah.

Ironis hasil investigasi di lapangan serta berbagai sumber menyebutkan jika pembangunan pagar yang seharusnya dibangun sepanjang 200 meter sesuai lelang tender di LPSE namun yang dikerjakan hanya 98 meter saja.

Baca Juga :  Pengamanan Kegiatan HUT ke-24 Desa Sidomulyo dengan Djarum Istimewa dan Anji Drive Berjalan Lancar

Hal itu pun diakui oleh pihak sekolah namun pihaknya tidak mengerti mengapa bisa demikian karena pihak sekolah tidak dilibatkan dalam pekerjaan.

Pengerjaan proyek dilaksanakan oleh pihak ketiga dan pihak sekolah hanya terima kunci saja usai pengerjaan proyek dilaksanakan.

Begitu juga dengan proyek pembangunan halaman sekolah yang berupa conblok sepanjang 200 meter, yang pengerjaannya hanya dikerjakan lebih kurang 198 meter. 

Untuk rehab ruang kelas sendiri tampak hasil pengerjaanya jauh dari kata layak, keramik lantai sudah pecah.

Begitu juga kondisi pintu yang rusak, cat gedung sudah mengelupas sehingga dapat disimpulkan jika pengerjaanya asal jadi tanpa memikirkan mutu dan kualitas demi meraup untung yang lebih banyak.

Baca Juga :  Dengarkan Pidato Kenegaraan, Ketua DPRD OKI Tekankan Tema HUT Kemerdekaan RI Ke-80

Adanya indikasi penyimpangan diatas juga diduga minimnya pengawasan dari dinas terkait termasuk dugaan kongkalingkong dan aksi main mata guna melancarkan aksinya sehingga penyimpangan demi penyimpangan terus terjadi.

Untuk itu diminta kepada dinas terkait dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan menindaklanjuti persoalan tersebut agar menjadi “Rem”untuk mereka kembali berulah.

Menanggapi hal itu kabid GTK Disdik OKI, Herianto, S. Pd. M. Si, ketika dikonfirmasi via whatsapp, Selasa (01/10) mengatakan, jika apa yang telah dikerjakan sudah sesuai RAB yang telah direncanakan sebelumnya.

” Menurut kami apa yg telah di kerjakan oleh pihak ketiga atau pemborong sdh sesuai dg RAB yg di rencanakan sebelumnya”, ujarnya Herianto.

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan
Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru
Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin
Kapolres OKI Pimpin Simulasi Sispamkota
Ratusan Warga Demo PT.Tania Selatan, Polres OKI Pastikan Situasi Kondusif
Seleksi Paskibraka OKI 2026 Libatkan Personel Polres OKI

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:13 WIB

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 19:12 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru

Jumat, 17 April 2026 - 13:46 WIB

Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 12:52 WIB

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin

Berita Terbaru

Banyuasin

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:13 WIB