OKI, inewsnusantara. Com-Lagi-lagi pemilik kebun duku Komering yang terkenal di Sumatera Selatan harus mengela nafas panjang lantaran buah duku saat ini sangat jauh menurun dari sebelumnya.
Padahal buah musiman itu sangat dinanti-nanti oleh para pemilik kebun duku untuk menambah pendapatan mereka.
Seiring dengan turunnya produksi buah duku tersebut membuat harganya cukup tinggi hingga mencapai Rp. 250 ribu bahkan lebih per peti.
Seperti halnya yang dikeluhkan pemilik kebun duku yang ada di desa Pulau Gemantung Kec. Tanjung Lubuk Kab. OKI, Zul Marta, Rabu (12/02).
Menurutnya, duku yang terkenal dengan istilah duku Komering ini sangat diminati masyarakat terutama di pulau Jawa.
Terkadang saat mereka tiba hendak memasarkan duku-duku tersebut langsung diserbu pembeli dan habis terjual seketika itu juga.
“Kalau kita lagi bongkar muatan truk duku ini langsung diserbu pembeli, senang banget rasanya melihat pembeli yang begitu ramai dan dukunya habis laku terjual”, ujar Zul Marta seraya tersenyum bahagia.
Namun dibalik itu, diakuinya dirinya juga sedih karena pohon duku yang ada sekarang buahnya jauh lebih sedikit dibanding dua tahun sebelumnya.
Mengalami penurunan yang cukup singinfikan, biasanya dalam sehari dirinya bisa mengirimkab enam truk duku tapi sekarang hanya bisa tiga truk saja.
Menurunya jumlah pohon duku yang berbuah juga tidak diketahui apa penyebabnya, apa mungkin faktor umur pohon duku tersebut, faktor hama atau juga faktor alam.
Meski demikian dirinya tetap bersyukur karena dari penghasilan penjualan buah duku bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga.
Kedepan dirinya berharap dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan guna mengecek kondisi kebun duku yang ada agar nantinya bisa menghasilkan produksi yang lebih banyak serta meningkat. (Yud)













