Produksi Duku Turun Disaat Harga Tinggi

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara. Com-Lagi-lagi pemilik kebun duku Komering yang terkenal di Sumatera Selatan harus mengela nafas panjang lantaran buah duku saat ini sangat jauh menurun dari sebelumnya.

Padahal buah musiman itu sangat dinanti-nanti oleh para pemilik kebun duku untuk menambah pendapatan mereka.

Seiring dengan turunnya produksi buah duku tersebut membuat harganya cukup tinggi hingga mencapai Rp. 250 ribu bahkan lebih per peti.

Seperti halnya yang dikeluhkan pemilik kebun duku yang ada di desa Pulau Gemantung Kec. Tanjung Lubuk Kab. OKI, Zul Marta, Rabu (12/02).

Menurutnya, duku yang terkenal dengan istilah duku Komering ini sangat diminati masyarakat terutama di pulau Jawa.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Banyuasin Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas Kepada Komunitas Ojek

Terkadang saat mereka tiba hendak memasarkan duku-duku tersebut langsung diserbu pembeli dan habis terjual seketika itu juga.

“Kalau kita lagi bongkar muatan truk duku ini langsung diserbu pembeli, senang banget rasanya melihat pembeli yang begitu ramai dan dukunya habis laku terjual”, ujar Zul Marta seraya tersenyum bahagia.

Namun dibalik itu, diakuinya dirinya juga sedih karena pohon duku yang ada sekarang buahnya jauh lebih sedikit dibanding dua tahun sebelumnya.

Mengalami penurunan yang cukup singinfikan, biasanya dalam sehari dirinya bisa mengirimkab enam truk duku tapi sekarang hanya bisa tiga truk saja.

Baca Juga :  Kapolres OKI Resmikan Sumur Bor di Kayuagung, Warga Bisa Rasakan Manfaatnya

Menurunya jumlah pohon duku yang berbuah juga tidak diketahui apa penyebabnya, apa mungkin faktor umur pohon duku tersebut, faktor hama atau juga faktor alam.

Meski demikian dirinya tetap bersyukur karena dari penghasilan penjualan buah duku bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga.

Kedepan dirinya berharap dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan guna mengecek kondisi kebun duku yang ada agar nantinya bisa menghasilkan produksi yang lebih banyak serta meningkat. (Yud)

Berita Terkait

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB