*Imbau Masyarakat Selektif Memilih Hewan Kurban
PALEMBANG,INC,-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan, ketersediaan pasokan, hingga kelayakan hewan kurban.
Hal ini dikemukakan Aprizal di sela-sela meninjau Pasar KM 5, Senin (25//5/2026).
Dalam peninjauan itu, Aprizal menyampaikan bahwa berdasarkan pengujian oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), komoditas pangan yang dijual dipastikan aman dari zat berbahaya.
“Alhamdulillah, dari segi keamanan, BBPOM sudah melaksanakan pengujian terhadap 21 sampel di sini. Hasilnya, di Pasar Kilometer 5 ini masih sangat bagus, tidak ada kandungan boraks atau bahan berbahaya lainnya yang mengancam kesehatan masyarakat,” ujar Aprizal.
Terkait harga sembilan bahan pokok (sembako) dan sayur-mayur, secara keseluruhan dinilai masih relatif stabil dan daya beli masyarakat menghadapi Lebaran Iduladha terpantau kondusif, meskipun ada sedikit kenaikan pada komoditas cabai dalam tiga hari terakhir.
Aprizal juga mengimbau masyarakat tidak khawatir mengenai pasokan pangan. Pemkot Palembang telah berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Stok beras kita saat ini ada sekitar 120.000 ton dan siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai akhir Desember 2026 ini. InsyaAllah sembako, sayur-mayur, beras, hingga minyak goreng persediaannya aman,” tegas Aprizal.
Pihak BBPOM pun dipastikan akan terus melakukan pemeriksaan berkala di seluruh pasar di Kota Palembang.
Tidak hanya fokus pada pemantauan sembako, Pemkot Palembang juga mulai memberikan perhatian khusus pada kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.
Aprizal mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih dan membeli hewan kurban, seperti sapi dan kambing.












