Pemdes Tanjung Laut Gelar Musdesus Penetapan Ketahanan Pangan

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN, inewsnusantara.com,- Pemerintahan Desa (Pemdes) Tanjung Laut Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin menggelar rapat musyawarah desa khusus (Musdesus) untuk menetapkan 20% Dana Desa (DD) tentang ketahanan pangan yang dialokasikan dari dana desa tahun 2025.

Musdesus tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Tanjung Laut, Rabu (5/3) dan dihadiri Kades Tanjung Laut Samsul Bahri, Ketua BPD Tanjung Laut Maryadi SPd.I beserta anggota, Babinsa Serka Oki Brusli, Bhabinkamtibmas Bripka Anton, para Perangkat Desa Tanjung Laut, para Ketua RT, Ketua BUMDes Tanjung Laut M Teguh, dan perwakilan warga dari masing – masing RT.

Musyawarah Desa khusus pembahasan Dana Desa 20% tentang Ketahanan Pangan Desa Tanjung Laut Kecamatan Suak Tapeh langsung dibuka oleh Kades Tanjung Laut Samsul Bahri didampingi oleh Perangkat Desa serta Pendamping Desa, BPD dan Babinsa serta Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya Kades Tanjung Laut Samsul Bahri, mengatakan, musyawarah desa khusus hari ini untuk membahas bagaimana mengelola dan menetapkan Dana Desa 20% tentang ketahanan pangan, apa saja yang akan kita kelola nanti akan berdasarkan hasil dari musyawarah ini.

“Ketahanan pangan desa adalah kemampuan desa untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara mandiri dan berkelanjutan.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan yang sehat, beragam, dan sesuai dengan kebutuhan lokal, Ujar Samsul Bahri.

Baca Juga :  Dukung Kearifan Lokal, Ratu Dewa Dukung Terjemahan Al Quran Bahasa Palembang 

“Tentunya dengan adanya anggaran yang dialokasikan 20% dari Dana Desa tersebut kita berharap ketahanan pangan di Desa Tanjung Laut ini dapat meningkatkan ketersediaan pangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa kita,” timpalnya.

Ia menjelaskan bahwa. 20% Dana Desa yang di alokasikan khusus untuk ketahanan pangan sesuai Peraturan Pemerintah No. 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN 2022, Pemerintah Pusat menginstruksikan Pemerintah Desa untuk menggunakan anggaran 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan Hewani sesuai hasil Musyawarah Desa.

“Nanti silahkan bentuk TPK yang akan bertanggung jawab untuk mengelola ketahanan pangan yang telah disepakati bersama dan berdasarkan hasil dari Musyawarah Desa hari ini,”ungkapnya.

“Dan TPK yang akan bertugas nantinya harus orang-orang yang benar-benar akan bekerja dan bukan dari unsur Pemdes maupun BPD, tugas dari Pemdes hanya mengawasi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, melalui kegiatan Musyawarah Desa Khusus Ini , apa yang menjadi program prioritas bisa terwujud dengan baik. “Musdesus Penetapan Kegiatan Program Ketahanan pangan merupakan hal wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Desa, karena setiap Program yang dilaksanakan harus mengikuti juknis yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Sehingga setiap keputusan yang diambil sesuai dengan aturan yang berlaku, serta berdampak Positif bagi Ekonomi masyarakat.” Alhamdulillah Musyawarah Penetapan Kegiatan Program Ketahanan pangan tahun 2025 Desa Tanjung Laut, berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Baca Juga :  Pj Bupati OKI Tinjau Persiapan TPS

Samsul Bahri menuturkan, keputusan yang sudah diambil dan telah ditetapkan melalui Musdesus diharapkan dapat membawa kemajuan di semua sektor Desa Tanjung Laut, baik itu pembangunan, pangan, Ekonomi, maupun sektor lainya ,terutama untuk kesejahteraan Kehidupan Masyarakat.

Kades Samsul Bahri, berharap dengan adanya Musdesus ini dapat terjalin sinergi yang kuat antara BUMDes dengan berbagai pihak, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyukseskan program Ketahanan pangan “Hal itu demi mendukung kemandirian pangan masyarakat desa,” katanya.

Dalam Musdesus ini juga membuka sesi tanya jawab untuk menampung aspirasi masyarakat dan menjawab berbagai pertanyaan terkait implementasi program Ketahanan pangan.

Dalam kesimpulan rapat, disepakati dua program prioritas ketetapan program ketahanan pangan yaitu, kolam peternakan ikan dan penanaman padi.

Dua Program ketahanan pangan yang telah disepakati ini dinilai strategis untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan pendapatan petani di wilayah Desa Tanjung Laut. (Adm)

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB