Ogan Ilir Rentan DBD, Masyarakat Diminta Waspada

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com-Penyakit Demam Berdarah kini mulai menyerang dan rentan terjadi Kabupaten Ogan Ilir, masyarakat pun diminta waspada bahaya DBD tersebut. Pihak Dinkes juga sudah melakukan fogging.

Mulai terserangnya Kab. Ogan Ilir oleh demam berdarah dari adanya beberapa warga di Kabupaten Caram Seguguk itu diduga mengalami demam berdarah.

Seperti halnya seorang remaja 13 tahun asal Desa Bantian, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir, diduga mengalami demam berdarah atau DBD.

Remaja bernama Bayu Irawan tersebut kini dirawat di RSUD Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  PLKB Suak Tapeh Kembali Sosialisasikan Program GATI, Kades Talang Ipuh Menyambut Baik Program Tersebut

Ismail, orang tua Bayu menuturkan, putranya itu mulai mengalami demam panas sejak Selasa (7/1/2025) lalu.

“Anak demam panas. Saya khawatir sekali,” kata Ismail dihubungi via telepon, Sabtu (11/1/2025).

Kekhawatiran tersebut dirasakan Ismail karena sebelumnya ada beberapa anak di Kecamatan Lubuk Keliat yang diduga mengalami DBD.

Bahkan dua orang anak dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gejala demam panas.

Ismail mengharapakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Ilir melakukan langkah cepat dalam menanggulangi DBD.

“Fogging (penyemprotan desinfektan) yang merata supaya bibit-bibit nyamuk DBD dapat dimusnakan,” pinta Ismail.

Baca Juga :  Prajurit Kodim 0430/Banyuasin Gelar Ziarah Rombongan Peringati Hari Juang TNI AD

“Sudah banyak yang sengsara gara-gara DBD ini,” kata dia.

Sementara Kepala Dinkes Ogan Ilir, Hendra Kudeta menyebut apa yang dialami warga meninggal dunia beberapa waktu lalu, bukan murni DBD, namun ada penyakit penyerta lainnya.

“Bukan murni DBD. Silakan (minta) konfirmasi ke rumah sakit yang merawat pasien tersebut,” jelas Hendra.

Sementara untuk kasus DBD saat ini, Dinkes Ogan Ilir telah melakukan langkah pencegahan.

“Yang jelas, sudah dilakukan fogging oleh tim kesehatan dari Puskesmas Betung,” kata Hendra.(Mat)

Berita Terkait

213 Inovasi Dikerahkan, Bupati Bateng Bidik Status Daerah Paling Inovatif Nasional
Apel Pendadaran PSHT Dipimpin Wakil Bupati OKI, Kapolres Ajak Peserta Jaga Kamtibmas
Maksimalkan Poskamling, Babinsa Amankan Wilayah Binaan
Pemalak di Simpang Muara Meranjat OI Kembali Beraksi, Pelaku Incar Pemotor dan Pengemudi Truk
Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:37 WIB

213 Inovasi Dikerahkan, Bupati Bateng Bidik Status Daerah Paling Inovatif Nasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

Apel Pendadaran PSHT Dipimpin Wakil Bupati OKI, Kapolres Ajak Peserta Jaga Kamtibmas

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:01 WIB

Maksimalkan Poskamling, Babinsa Amankan Wilayah Binaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:55 WIB

Pemalak di Simpang Muara Meranjat OI Kembali Beraksi, Pelaku Incar Pemotor dan Pengemudi Truk

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Berita Terbaru

Banyuasin

Maksimalkan Poskamling, Babinsa Amankan Wilayah Binaan

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:01 WIB