Pangkalpinang, inewsnusantara.com — Ada rona bahagia di wajah Calon Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 03, Saparudin atau akrab disapa Prof. Udin, saat menceritakan masa kecilnya. Dalam sebuah wawancara dengan redaksi, ia mengenang indahnya tumbuh di lingkungan sederhana Kota Pangkalpinang.
Lahir pada 12 April 1969, Prof. Udin menghabiskan masa kecilnya di Kampung Melintang dan Kacang Pedang. Dua daerah itulah yang membentuk karakter dan kedekatannya dengan tanah kelahiran.
“Tidak ada gawai, tapi tawa kami panjang. Masa itu persahabatan begitu tulus,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia mengingat betul bagaimana orang tuanya menanamkan nilai solidaritas sejak dini. Nilai itu terus ia pegang hingga dewasa, bahkan kini ia wariskan pula kepada anak-anaknya.
“Kalau sore, kami ramai-ramai berenang di Sungai Rangkui. Dari situ saya belajar kebersamaan dan keberanian,” kenang Prof. Udin.
Beranjak remaja, kenangan masa kecil itu justru menjadi dorongan bagi dirinya untuk mengabdi pada kampung halaman. Ia bertekad menjadikan Pangkalpinang sebagai kota modern yang tak tertinggal dari kemajuan zaman.
“Teknologi bisa menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pangkalpinang harus beradaptasi dengan kemajuan ini! Kalau tidak, ya kita tinggal di landasan,” tegasnya.













