Pangkalpinang, INC,. – Hingga saat ini, lampu lalu lintas dari arah Asia Furniture menuju McD Pangkalpinang masih belum juga diperbaiki. Berdasarkan pantauan jurnalis iNewsNusantara.com di lapangan, kondisi lampu merah yang mati tersebut terus dibiarkan, meski berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Padahal, konfirmasi telah dilakukan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung pada Kamis, 2 April 2026 lalu terkait matinya lampu merah di titik tersebut. Namun hingga lebih dari beberapa hari berselang, belum terlihat adanya langkah perbaikan yang konkret dari pihak terkait.
Kondisi ini, memicu tanda tanya besar terhadap kinerja dan responsivitas Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung dalam menangani fasilitas vital keselamatan lalu lintas.
Lampu lalu lintas bukan sekadar pelengkap jalan, melainkan instrumen utama dalam mengatur arus kendaraan dan mencegah kecelakaan.
Ironisnya, jika dibandingkan dengan kinerja Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, respons yang ditunjukkan justru sangat berbeda. Selama ini, Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang dikenal sigap dalam menangani laporan masyarakat terkait lampu lalu lintas yang mengalami gangguan. Tidak butuh waktu lama, perbaikan biasanya langsung dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Perbandingan ini semakin menegaskan, adanya kesenjangan kinerja antara Dishub tingkat provinsi dan kota. Ketika instansi kota mampu bergerak cepat, justru instansi provinsi terkesan lamban dan kurang responsif terhadap persoalan yang nyata di lapangan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan memicu kecelakaan lalu lintas yang merugikan masyarakat. Terlebih, titik tersebut merupakan jalur ramai dengan intensitas kendaraan yang tinggi setiap harinya.
Kami mendesak Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, khususnya Kepala Dinas, untuk segera mengambil tindakan nyata dan melakukan perbaikan secepat mungkin. Keselamatan masyarakat tidak boleh menunggu, dan kelalaian dalam penanganan fasilitas publik seperti ini tidak bisa dianggap sepele.
Kepercayaan publik, terhadap kinerja pemerintah sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan dalam merespons persoalan di lapangan. Jika terus diabaikan, bukan hanya keselamatan yang dipertaruhkan, tetapi juga kredibilitas institusi itu sendiri. (I20)













