Kapolres OKI Sambut 14 Personel Seskoad, Edukasi Warga Cegah Karhutla

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYUAGUNG, inewsnusantara.com— Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kembali diperkuat. Kali ini, sebanyak 14 personel tim penyuluh dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) hadir untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Selasa (1/9/26)

Kehadiran tim tersebut disambut langsung Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Pertemuan itu menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama di wilayah yang memiliki kawasan rawan terbakar.

Tim penyuluh Seskoad akan mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif kepada masyarakat. Warga akan diberikan pemahaman mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan serta pentingnya menjaga lingkungan untuk mencegah api meluas.

Baca Juga :  Potret Warga Miskin di Ogan Ilir, Pria Lansia Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Reot, Andalkan Bantuan Warga

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengatakan pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika api sudah muncul. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran sejak awal.

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci agar karhutla dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” ujarnya

Menurutnya, Polres OKI siap mendukung kegiatan penyuluhan yang dilakukan tim Seskoad. Koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Ikuti Kegiatan Was Ops Ketupat Musi 2025

Bagi OKI yang memiliki wilayah cukup luas dan sejumlah kawasan rawan karhutla, langkah pencegahan menjadi penting. Sebab, ketika api telah membesar, penanganannya bukan hanya membutuhkan personel dan peralatan, tetapi juga waktu dan sumber daya yang jauh lebih besar.

Kehadiran 14 personel Seskoad diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut dengan membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Berita Terkait

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda
Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI
HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang
Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa
Perkuat Sinergi Dalam Menghadapi Karhutla, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kunjungi Polres Banyuasin
Rugikan Finansial dan Reputasi Perusahaan, BRI Cabang Kayu Agung Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus KUR

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 September 2026 - 10:53 WIB

Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Kamis, 3 September 2026 - 20:19 WIB

HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Berita Terbaru

Ogan Ilir

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 Sep 2026 - 11:36 WIB

Daerah

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:15 WIB