Kadin PUPR Ogan Ilir Ultimatum Kontraktor “Nakal”

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, H. Ruslan mengultimatum kontraktor “nakal” soal pengerjaan proyek infrastruktur.

Ruslan menuturkan, Dinas PUPR Ogan Ilir menerima sejumlah informasi dari masyarakat terkait sejumlah proyek yang tak maksimal pengerjaannya.

Laporan dari masyarakat tersebut baik secara langsung maupun lewat media sosial hingga sampai ke Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.

“Bapak Bupati Ogan Ilir menginstruksikan agar proyek infrastruktur dapat dituntaskan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” kata Ruslan kepada wartawan, Senin (13/1/2025).

Baca Juga :  Ketua DPRD OI : Honorer PPPK OI Tak lulus Seleksi Masuk Daftar Tunggu Diangkat

Terbaru, Ruslan mendapat informasi adanya proyek jalan di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, yang mengalami kerusakan.

Informasi yang diterima, proyek senilai Rp 3 miliar baru satu bulan dibangun namun jalan sudah retak-retak.

“Kami dapat info jalan aspalnya itu ada yang retak. Terkait material dipastikan cukup, namun sepertinya kontraktor kejar waktu dan ada kendala teknis di lapangan sehingga pengerjaan jalan menjadi seperti itu (retak),” terang Ruslan.

Terkait jalan di Desa Pulau Semambu, Ruslan memastikan proyek tersebut masih dalam tanggung jawab kontraktor.

Setelah rampung dibangun pada Desember 2024 lalu, masa pemeliharaan jalan berlangsung selama enam bulan.

Baca Juga :  Bupati Askolani : Otonomi Daerah Ke XXIX Bentuk Sinkronisasi dan Evakuasi Daerah

Jika tak menyelesaikan kekurangan proyek jalan, maka pihak kontraktor akan menerima konsekuensi.

“Kontraktor harus bertanggung jawab karena itu proyek dia yang garap. Kalau ada misalnya jalan itu masih retak, maka tidak akan dibayar,” kata Ruslan menegaskan.

Menurutnya, Pemkab Ogan Ilir berkomitmen agar proyek infrastruktur dapat digarap sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Karena itu menggunakan APBD yang berasal dari rakyat, maka pimpinan menginstruksikan agar proyek infrastruktur harus benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya lagi. (Mat)

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB