Jembatan Sungai Lebung Jalur Alternatif Palembang-Ogan Ilir Terancam Ambruk

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Sejumlah pengendara tampak sangat hati-hati saat melintasi jembatan wilayah Desa Sungai Lebung, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir.

Kendaraan terutama roda empat harus dibantu warga yang berjaga di seputar jembatan yang merupakan akses jalan provinsi tersebut.

Seorang warga Sungai Lebung bernama Marzuki menuturkan, jembatan tersebut mengalami kerusakan di mana salah satu tiang penyangga patah.

“Beberapa hari lalu ada truk muatan besar lewat jembatan. Jadinya plat lantainya patah dan mau ambruk,” kata Marzuki kepada wartawan, Selasa (14/1/2025).

Begitu tiang jembatan patah, Marzuki dan beberapa warga lainnya berinisiatif mencari material seadanya untuk menanggulangi kerusakan.

Beberapa potong papan kayu seberat ratusan ton dipikul dari kebun dan diletakkan di atas plat lantai jembatan yang patah.

Baca Juga :  Sat Binmas dan Satresnarkoba Polres Ogan Ilir Bagikan Makanan Sehat Bergizi kepada Pelajar SDN 07 Indralaya Utara

“Susah-payah kami gotong kayu ini untuk istilahnya menutupi, menambal jalan berlubang. Karena kalau tidak, kendaraan roda empat tidak bisa lewat,” ungkap Marzuki.

Diketahui, jembatan di Sungai Lebung merupakan jalur alternatif dari Palembang menuju beberapa kecamatan di Ogan Ilir hingga Kayuagung di Ogan Komering Ilir.

Jembatan tersebut juga merupakan urat nadi jalur perekonomian warga.

Para petani, pedagang, pekerja dan pelajar asal Ogan Ilir yang hendak menuju Palembang, sangat bergantung dengan jalur tersebut.

Untuk membantu pengendara yang melintas, warga secara sukarela berjaga 24 jam demi mencegah hal-hal yang tak diinginkan, seperti misalnya kendaraan terperosok.

Baca Juga :  Libur Akhir Tahun, Antrean Panjang Kendaraan ke Akses Wisata Danau Biru di Ogan Ilir

“Apalagi kalau malam, harus diawasi betul karena banyak juga pengendara dari luar yang tidak paham medan. Dikhawatirkan karena gelap, tidak tahu kalau ada jembatan rusak,” tutur Marzuki.

Dirinya berharap jembatan tersebut mendapat perhatian dan perbaikan permanen dari pemerintah.

“Semoga segera diperbaiki. Jangan sampai ada insiden dulu, baru ada gerakan,” kata Marzuki.

Sementara menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir membenarkan bahwa jembatan tersebut berada di trase jalan provinsi.

Sehingga kewenangan perbaikan ada di tangan Pemprov Sumatera Selatan.

“Itu (jembatan rusak merupakan) jalan provinsi,” kata Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, Ruslan dihubungi terpisah. (Mat)

Berita Terkait

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.
Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”
Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:28 WIB

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Para Kepsek Stres Plesir Ke Pantai, ” Dak Abis Limo Juta Dak Usah Balek”

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB