Jembatan Provinsi di Lebung Jangkar Ogan Ilir Terancam Ambruk, Diperbaiki Warga Secara Swadaya

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR,Inewsnusantara com – Beberapa pengendara tampak berhati-hati saat melintasi jembatan wilayah Desa Lebung Jangkar, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.

Kendaraan terutama roda empat harus dibantu warga yang berjaga di seputar jembatan yang merupakan akses jalan provinsi tersebut.

Seorang warga Lebung Jangkar bernama Ata menuturkan, jembatan tersebut mengalami kerusakan di mana salah satu tiang penyangga patah.

“Beberapa minggu lalu ada truk muatan besar lewat jembatan. Jadinya ada tiang patah dan mau ambruk,” kata Ata kepada wartawan, Minggu (2/2/2025).

Begitu tiang jembatan patah, Ata dan beberapa warga lainnya berinisiatif mencari material seadanya untuk menanggulangi kerusakan.

Baca Juga :  Terbesar Sepanjang Sejarah Polres Ogan Ilir, 8.579 Butir Pil Ekstasi Diamankan dari Dua Tersangka

Beberapa potong kayu dibeli warga menggunakan biaya urunan dan diletakkan di atas plat lantai jembatan yang patah.

“Kami beli kayu ini pakai uang sendiri untuk setidaknya menutupi, menambal jalan berlubang. Karena kalau tidak, kendaraan roda empat tidak bisa lewat,” ungkap Ata.

Diketahui, jembatan di Lebung Jangkar merupakan jalur alternatif dari Palembang menuju beberapa kecamatan di Ogan Ilir hingga Kayuagung di Ogan Komering Ilir.

Jembatan tersebut juga merupakan urat nadi jalur perekonomian warga.

Para petani, pedagang, pekerja dan pelajar asal Ogan Ilir yang hendak menuju Palembang, sangat bergantung dengan jalur tersebut.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Betung Galakkan Program P2B untuk Dukung Swasembada Pangan

Untuk membantu pengendara yang melintas, warga secara sukarela berjaga 24 jam demi mencegah hal-hal yang tak diinginkan, seperti misalnya kendaraan terperosok.

“Apalagi kalau malam, harus diawasi betul karena banyak juga pengendara dari luar yang tidak paham medan. Dikhawatirkan karena gelap, tidak tahu kalau ada jembatan rusak,” tutur Ata.

Dirinya berharap jembatan tersebut mendapat perhatian dan perbaikan permanen dari pemerintah.

“Semoga segera diperbaiki. Jangan sampai ada insiden dulu, baru ada gerakan,” kata Ata.(Mat)

Berita Terkait

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan
Jembatan Merah Putih Presisi Polres OKI di Pematang Buluran Diresmikan
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Polres OKI Ungkap Kasus Penembakan di Mesuji dalam Waktu Kurang dari 12 Jam, Pelaku dan Senpi Rakitan Diamankan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sembari Patroli Poskamling, Koptu Bambang Irawan Himbau Warga Waspada Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB