OGAN ILIR,inewsnusantara.com,- Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Ilir menebar 1,5 juta benih ikan di Sungai Kelekar, wilayah Indralaya Utara, Jumat (11/7/2025) petang.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Ilir, Bustanul Arifin mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan karena populasi ikan yang terus menurun.
“Langkah tersebut untuk menjaga ekosistem dan populasi ikan di perairan sungai maupun rawa-rawa di Ogan Ilir,” kata Bustanul kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).
Dijelaskannya, Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Ilir sejak tahun 2022 sudah melakukan restocking atau penebaran benih ikan di sungai maupun rawa.
Menurut Bustanul, penuruan populasi ikan di Ogan Ilir akibat illegal fishing oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
“Illegal fishing seperti seperti menggunakan setrum dan racun potasium,” ungkap Bustanul.
Dilanjutkannya, Ogan Ilir yang 35 persen wilayahnya merupakan perairan sungai dan rawa berpotensi besar menjadi lumbung ikan air tawar.
Namun dengan adanya aktivitas illegal fishing dapat menghambat target menjadi daerah penyuplai ikan dalam jumlah besar.
Hal ini juga berpengaruh pada penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat sektor perikanan.
“Kami sudah rapat dengan pihak aparat kepolisian untuk melakukan patroli dalam mencegah illegal fishing. Jika semua tertib, ikan ini bisa menjadi sumber perekonomian daerah kita,” ucap Bustanul.
Pada kesempatan tersebut Pemkab Ogan Ilir juga menyerahkan bantuan kepada kelompok nelayan berupa benih ikan, pakan dan peralatan nelayan.
“Pesan dari Bapak Bupati Ogan Ilir, bantuan ini untuk membantu meningkatkan penghasilan para peternak dan nelayan ikan,” kata Bustanul.













