FGD Kembangkan Ekosistem Industri Kakao Babel, Akademisi hingga Bank Indonesia Dorong Penguatan Petani

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,INC,-Acara Focus Group Discussion (FGD), bertajuk Kelembagaan dan Ekosistem Industri Kakao se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlangsung di Ruang Mitro Sun Hotel Pangkalpinang, Rabu siang, (26/11/2025).

Dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur akademisi, pelaku komunitas cokelat hingga perwakilan Bank Indonesia.

Hadir dalam diskusi tersebut Dosen Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta Wahyudin, Perwakilan Bank Indonesia Dika, Ketua Komunitas Coklat Candu Babel Merry, serta Dosen Fakultas Pertanian dan Perkebunan UBB Yudi.

Dalam sambutannya, Wahyudin menekankan bahwa peningkatan mutu dan produktivitas kakao di Bangka Belitung membutuhkan intervensi nyata dari pemerintah. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan pemupukan dan teknik penanaman kakao harus diperluas. Ia juga menyoroti perlunya fasilitasi tambahan modal usaha bagi petani disertai dengan pendampingan oleh penyuluh pertanian. Dukungan pemerintah terhadap kestabilan harga kakao di pasar turut menjadi poin penting untuk menguatkan sektor ini.

Baca Juga :  Kakanwil Ditjenpas Sumsel Resmikan Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kelas IIA Banyuasin

Ketua Komunitas Coklat Candu Babel, Merry, menyampaikan bahwa pengembangan kakao di Babel tidak hanya sebatas pemasaran di pasar umum. Produk kakao lokal dapat dikembangkan menjadi komoditas oleh-oleh khas daerah dan dipasarkan di pusat wisata sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Menurutnya, jalur pemasaran yang lebih luas akan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani maupun pelaku industri olahan kakao lokal.

Sementara itu, Dosen Fakultas Pertanian dan Perkebunan UBB, Yudi, menyoroti pentingnya proses fermentasi kakao. Ia menjelaskan bahwa biji kakao yang melalui proses fermentasi memiliki nilai jual lebih tinggi dan dapat dipasarkan tidak hanya di Bangka Belitung tetapi juga ke tingkat nasional. Peningkatan kapasitas petani terkait teknik fermentasi dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produksi.

Baca Juga :  Direktur BPIP Tekankan Perlunya Pemahaman Ideologi Pancasila Sejak SD

Perwakilan Bank Indonesia, Dika, menambahkan bahwa Bank Indonesia siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperkuat ekonomi daerah melalui sektor kakao. Program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi UMKM dan petani kakao, terus dilakukan melalui pelatihan dan pengembangan pengetahuan budidaya serta produksi kakao.

Melalui FGD ini, seluruh pihak sepakat bahwa Bangka Belitung memiliki potensi besar dalam sektor kakao, namun perlu penguatan ekosistem dan kelembagaan agar industri ini mampu tumbuh berkelanjutan serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Wali Kota Pangkalpinang : Bantuan Pangan untuk Ringankan Beban Warga dan Tekan Inflasi
Kapolsek Mendo Barat Bangga, Pos Satkamling “Toleransi” Kace Permai Wakili Polres Bangka
Polres Bangka Tertibkan Tambang Ilegal di DAS Jada Bahrin, Puluhan Ponton Dipasang Police Line
Satu Tahun Pos Toleransi Desa Kace, Densus 88 dan Warga Perkuat Benteng Anti Radikalisme
Izin FH Dicabut, Mahasiswa Sjakhyakirti Geruduk Rektorat: Tuntut Ganti Rugi dan Evakuasi Kampus!
Imam Wahyudi: Silaturahmi dan Berbagi Beras Bentuk Kepedulian PDI Perjuangan kepada Masyarakat
Pemkot Pangkalpinang Apresiasi PNM Dorong UMKM Naik Kelas, Wali Kota Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol Ilegal
Soroti Tambang Pondi, Imam Wahyudi : Masyarakat Jangan Hanya Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:04 WIB

Wali Kota Pangkalpinang : Bantuan Pangan untuk Ringankan Beban Warga dan Tekan Inflasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:34 WIB

Kapolsek Mendo Barat Bangga, Pos Satkamling “Toleransi” Kace Permai Wakili Polres Bangka

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:32 WIB

Polres Bangka Tertibkan Tambang Ilegal di DAS Jada Bahrin, Puluhan Ponton Dipasang Police Line

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:01 WIB

Izin FH Dicabut, Mahasiswa Sjakhyakirti Geruduk Rektorat: Tuntut Ganti Rugi dan Evakuasi Kampus!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:03 WIB

Imam Wahyudi: Silaturahmi dan Berbagi Beras Bentuk Kepedulian PDI Perjuangan kepada Masyarakat

Berita Terbaru

Daerah

Polsek Pampangan Berhasil Amakan 2 Pelaku Curat

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:45 WIB