DPRD Babel Gelar RDP Bersama ABPEDNAS di Ruang Banmus

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BABEL, inewsnusantara.com – Petani sawit Bangka Belitung resah, terkait penertiban lahan dalam kawasan hutan akhirnya dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bertempat di Ruang Banmus DPRD Babel, Kamis siang (24/7/2025)

Dalam forum tersebut, sejumlah perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menyampaikan kegelisahan masyarakat yang menggantungkan hidup dari kebun sawit, terutama bagi mereka yang memiliki lahan kurang dari 5 hektar namun terdata berada di kawasan hutan.

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, mengatakan pihaknya menerima surat resmi dari BPD se-Babel yang meminta audiensi terkait penertiban sawit. DPRD pun menegaskan akan mengawal aspirasi ini hingga ke tingkat pusat.

”BPD seluruh Bangka Belitung menyampaikan keresahan kepada kami, mereka mempertanyakan nasib perkebunan sawit milik masyarakat kecil. Informasi yang kami dapat, ada toleransi untuk lahan di bawah 5 hektar, namun kami masih menunggu pendataan dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui tim PKH,” ujarnya.

Baca Juga :  Mifta Swalayan Dibobol Tengah Malam, 46 Tabung Gas Raib, Polisi Buru Pelaku

Ia juga menegaskan DPRD Babel akan mendorong solusi yang adil agar petani kecil tidak menjadi korban kebijakan.

”Yang penting mereka memang betul-betul bertani, mencari nafkah. Kita ingin mereka diberi kemudahan, bukan malah ditekan. Jangan sampai timbul keresahan baru di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS, Edi Subiantoro, menyampaikan permintaan agar mekanisme penertiban dijalankan secara terbuka dan adil.

”Kami ingin kejelasan. Jangan sampai rakyat kecil yang hanya bertani sawit untuk hidup justru disingkirkan. Harus ada solusi konkret dan manusiawi. Banyak kebun masyarakat ada di kawasan hutan, ini realita, bukan disengaja,” tegasnya.

RDP ini juga menyoroti pernyataan Gubernur Bangka Belitung terkait rencana penertiban 200.000 hektar lahan sawit, yang memicu kekhawatiran masyarakat.

Baca Juga :  Jemput Aspirasi, Anggota DPRD Banyuasin Fahmi Wati Reses di Desa Talang Ipuh

Salah satu perwakilan BPD yang hadir mengatakan masyarakat sangat cemas dan berharap pemerintah memberikan waktu dan solusi.

”Kalau mau ditertibkan, ya tolong lihat dulu kondisinya. Masyarakat ini hidup dari sawit. Kalau musim panen, ya harus panen. Tidak bisa langsung dihentikan. Tolong jangan main gusur tanpa solusi,” ucapnya.

Edi Subiantoro, menjelaskan bahwa ABPEDNAS mendorong kebijakan yang berpihak kepada petani, serta menekankan pentingnya transparansi informasi untuk mencegah isu liar di lapangan.

”Kami ingin RDP ini menghasilkan keputusan yang berpihak dan jelas. Petani butuh kepastian hukum, bukan ancaman,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, DPRD Babel masih menunggu data dan kebijakan teknis dari pemerintah pusat, sembari berkomitmen menyuarakan aspirasi petani sawit yang terdampak

Berita Terkait

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan
Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla
Gebyar Pajak Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Siapkan 4 Motor untuk Wajib Pajak
Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan
Mantan Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin dan 3 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Rp3,94 Miliar
Reses di Baturusa, dr. Zarril Serap Aspirasi PJU dan Pelebaran Jalan
Didit: DPRD Babel Kawal Plasma Hingga Tuntas

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gebyar Pajak Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Siapkan 4 Motor untuk Wajib Pajak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Mantan Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin dan 3 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Rp3,94 Miliar

Berita Terbaru

Daerah

Wow…! Mantan Kasat Reskrim OKI Sukses Raih Gelar Doktor

Senin, 12 Okt 2026 - 18:40 WIB