Penerbangan Sriwijaya Air Tujuan Pangkalpinang Gagal Landing, Penumpang Keluhkan Keterlambatan Tanpa Kompensasi

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, INC,. -Penerbangan Sriwijaya Air dari Jakarta, dengan tujuan Pangkalpinang yang dijadwalkan berangkat pada Minggu, 12 Januari 2025, pukul 09.40 WIB, mengalami gangguan penerbangan akibat cuaca buruk, sehingga pesawat dinyatakan gagal melakukan pendaratan dan harus menunggu kepastian lebih lanjut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan inewsusantara.com, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan membuat penerbangan Tanjung Pandan, Belitung ke Jakarta mengalami penundaan cukup lama. Para penumpang harus menunggu selama kurang lebih empat jam, hingga akhirnya pihak maskapai menyampaikan informasi lanjutan sekitar pukul 13.25 wib.

Baca Juga :  Pulang Retret, Muchendi Ajak OPD Solid Kebut Program Prioritas

Salah satu penumpang dengan inisial B mengungkapkan, kekecewaannya terhadap kebijakan maskapai yang menyatakan tidak memberikan kompensasi atas keterlambatan tersebut. Pihak Sriwijaya Air beralasan bahwa gangguan terjadi akibat faktor cuaca buruk dan bukan kesalahan operasional pesawat.

“Kami menunggu sangat lama di bandara, namun tidak ada kompensasi sama sekali. Alasannya karena cuaca buruk, padahal penumpang juga sangat dirugikan dari segi waktu dan tenaga,” ujar B.

Sebagai perbandingan, penumpang penerbangan Lion Air yang juga mengalami gagal landing dengan tujuan Pangkalpinang pada hari yang sama diketahui tetap mendapatkan kompensasi dari pihak maskapai berupa biskuit dan air mineral selama menunggu kepastian penerbangan.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Talang Kelapa Gencarkan Program Swasembada Pangan di Kelurahan Air Batu

Perbedaan perlakuan tersebut menambah keluhan penumpang Sriwijaya Air, yang menilai seharusnya ada bentuk tanggung jawab minimal dari maskapai meskipun gangguan disebabkan oleh faktor cuaca.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Sriwijaya Air belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan penumpang dan kebijakan kompensasi atas keterlambatan penerbangan tersebut.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB