Jakarta, INC,. -Penerbangan Sriwijaya Air dari Jakarta, dengan tujuan Pangkalpinang yang dijadwalkan berangkat pada Minggu, 12 Januari 2025, pukul 09.40 WIB, mengalami gangguan penerbangan akibat cuaca buruk, sehingga pesawat dinyatakan gagal melakukan pendaratan dan harus menunggu kepastian lebih lanjut di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan inewsusantara.com, kondisi cuaca yang tidak memungkinkan membuat penerbangan Tanjung Pandan, Belitung ke Jakarta mengalami penundaan cukup lama. Para penumpang harus menunggu selama kurang lebih empat jam, hingga akhirnya pihak maskapai menyampaikan informasi lanjutan sekitar pukul 13.25 wib.
Salah satu penumpang dengan inisial B mengungkapkan, kekecewaannya terhadap kebijakan maskapai yang menyatakan tidak memberikan kompensasi atas keterlambatan tersebut. Pihak Sriwijaya Air beralasan bahwa gangguan terjadi akibat faktor cuaca buruk dan bukan kesalahan operasional pesawat.
“Kami menunggu sangat lama di bandara, namun tidak ada kompensasi sama sekali. Alasannya karena cuaca buruk, padahal penumpang juga sangat dirugikan dari segi waktu dan tenaga,” ujar B.
Sebagai perbandingan, penumpang penerbangan Lion Air yang juga mengalami gagal landing dengan tujuan Pangkalpinang pada hari yang sama diketahui tetap mendapatkan kompensasi dari pihak maskapai berupa biskuit dan air mineral selama menunggu kepastian penerbangan.
Perbedaan perlakuan tersebut menambah keluhan penumpang Sriwijaya Air, yang menilai seharusnya ada bentuk tanggung jawab minimal dari maskapai meskipun gangguan disebabkan oleh faktor cuaca.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Sriwijaya Air belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan penumpang dan kebijakan kompensasi atas keterlambatan penerbangan tersebut.













