Bangka, INC,. – Anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung, Ustadz Zuhri M. Syazali, mendorong generasi muda untuk tetap aktif terlibat dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi, termasuk pengembangan koperasi merah putih sebagai basis kemandirian.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar yang digelar oleh MPR RI bersama komunitas pemuda seperti Karang taruna di Sungailiat. Menurutnya, keterlibatan pemuda tidak boleh berhenti hanya pada tataran wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Koperasi merah putih bisa menjadi ruang bagi pemuda untuk berkontribusi. Pemuda harus tetap terlibat, mengambil peran dalam membangun ekonomi bersama,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kondisi sejumlah koperasi yang sempat tidak berjalan optimal. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi, bukan alasan untuk berhenti.
“Yang sudah tutup kita evaluasi untuk ke depan agar lebih baik, dan yang masih berjalan harus kita pertahankan serta kita perkuat,” tegasnya.
Ustadz Zuhri menilai, koperasi yang dikelola dengan baik dapat menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab sebagai fondasi utama dalam menggerakkan koperasi. Dengan semangat tersebut, pemuda diharapkan mampu menciptakan inovasi dan memperluas peluang ekonomi di daerah.
“Kita ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama dalam pembangunan. Dengan kebersamaan, potensi yang ada bisa kita optimalkan untuk kemajuan bersama,” pungkasnya. (I20)













