Dihalangi Pasang Plang di Lapangan Sepakbola dan Sempat Adu Argumen, Warga Indralaya Lapor Polisi

- Redaksi

Selasa, 24 Desember 2024 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRALAYA, inewsnusantara.com– Merasa dihalang-halangi memasang plang tanah di lapangan sepakbola, warga Kelurahan Indralaya Mulya, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, melapor ke polisi.

Warga bernama Muslim mengungkapkan, dia hendak memasang plang tanah di Lapangan Torpedo, Kelurahan Indralaya Mulya.

Muslim sendiri merupakan Ketua Pengurus Persatuan Sepakbola (PS) Torpedo yang bermarkas di Lapangan Torpedo.

Dijelaskannya, tanah seluas 110 × 150 meter itu diperjualbelikan kepada PS Torpedo pada 2017.

Pada saat itu, PS Torpedo dipimpin Ahmad Riyadh Ramli.

“Tanah di Lapangan Torpedo ini memiliki legalitas dokumen berupa SKHUAT (Surat Keterangan Hak Usaha Atas Tanah) Nomor : 113/Kec.Idl/2017,” terang Muslim saat ditemui di Mapolres Ogan Ilir, Selasa (24/12/2024).

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Rimau Gerakkan Masyarakat Dukung Program Swasembada Pangan Presiden

Untuk menegaskan kepemilikian tanah, Muslim dan pengurus PS Torpedo berinisiatif memasang plang.

Namun aktivitas pengurus PS Torpedo dihalangi seorang pria yang mengaku sebagai pihak keamanan lapangan.

Sempat terjadi adu argumen antara kuasa hukum PS Torpedo dengan pihak keamanan tersebut.

“Kami tidak tahu mengapa pria tersebut menghalangi kami. Yang jelas, hari ini kami menunda memasang plang dan melaporkan kejadian ini karena kami merasa terintimidasi,” ucap Muslim.

Kuasa Hukum Muslim, Yoga Handika mengatakan, laporan ke Polres Ogan Ilir sekaligus meminta kejelasan tindak lanjut laporan pada Oktober 2023.

Di mana saat itu pengurus PS Torpedo melaporkan seorang pria yang mencabut pagar dan tiang gawang di Lapangan Torpedo.

Baca Juga :  Janjikan Keuntungan Besar Lewat Bisnis Minyak Curah Uang Ratusan Juta Milik Agustina Novitasari raib dibawa Lari Oleh Perempuan muda yang mengaku sebagai Direktur Sebuah Perusahaan di Sumsel.

“Dan pria yang mencabut fasilitas lapangan adalah orang yang sama saat menghalangi klien kami memasang plang tanah hari ini,” ungkap Yoga.

Dirinya berharap polisi segera menindaklanjuti laporan terkait penghalangan pemasangan plang di Lapangan Torpedo.

“Jadi kami meminta laporan pada Oktober 2023 dan laporan hari ini segera ditindaklanjuti,” ucap Yoga.

Laporan terkait persoalan di Lapangan Torpedo kini ditangani oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Ogan Ilir.

“Sedang ditangani Unit Pidum,” kata Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman Ansori dihubungi terpisah.(Mat)

Berita Terkait

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Kapolres OKI dan Dandim 0402 Perkuat Sinergi TNI-Polri
Operasi Patuh musi Polres OKI Dimulai, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas
Kapolres OKI Ajak Siswa SMAN 3 Unggulan Cegah Bullying

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB