Pangkalpinang, INC,. – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin atau yang akrab disapa Prof Udin, menghadiri kegiatan Halalbihalal Muhammadiyah Bangka Belitung yang digelar di SMK Sore Muhammadiyah, Sabtu (4/4/2026).
Kehadiran Prof Udin bersama Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peran Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan dan pelayanan sosial keumatan di Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, Prof Udin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah yang dinilainya konsisten bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat.
“Muhammadiyah ini organisasi, yang kerjanya senantiasa mengurusi pendidikan dan kesehatan bagi umat,” ujarnya.
Ia juga mengenang kedekatannya dengan Muhammadiyah sejak awal karier. Setelah menyelesaikan pendidikan strata satu (S1), Prof Udin pernah mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sebelum kemudian bergabung dengan lingkungan universitas Muhammadiyah.
“Saya selalu ingat pesan rektor terdahulu, jangan cari uang di Muhammadiyah, tapi carilah uang untuk Muhammadiyah,” katanya.
Menurutnya, ia mulai aktif di universitas Muhammadiyah sejak tahun 2014 atas ajakan rektor saat itu, Prof. Fadilah.
Dalam momentum Halalbihalal tersebut, Prof Udin juga mengajak seluruh hadirin menjadikan Idulfitri sebagai sarana mempererat silaturahmi dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah Ramadan 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah, kita dapat melengkapi ibadah selama bulan Ramadan, mulai dari berpuasa, membayar zakat, salat Idulfitri hingga bermaaf-maafan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap Muhammadiyah terus berkembang dan semakin berperan dalam memajukan dunia pendidikan, baik di Kota Pangkalpinang maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ia juga mendorong Muhammadiyah, untuk mengembangkan fasilitas layanan kesehatan, termasuk membangun rumah sakit.
“Harapannya, bisa lebih dari universitas, kalau bisa terbangun Rumah Sakit Muhammadiyah,” ujarnya.
Menurut Prof Udin, semangat gotong royong menjadi kunci utama untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Asas kita gotong royong, kalau kita sama-sama, insyaAllah saya yakin rumah sakit Muhammadiyah bisa terwujud,” tutupnya.













