BABEL, inewsnusantara.com– Sebagai silaturahmi dan bentuk sinergitas para “anak kolong” dan pembinanya, maka tiga (3) pengurus cabang (PC) Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB-FKPPI) yaitu PC-FKPPI Kota Pangkalpinang, PC-FKPPI Bangka dan PC-FKPPI Bangka Tengah didampingi Sekretaris PD XXIX KB-FKPPI Bangka Belitung (Babel), beraudiensi dengan Dandim 0413/Bangka, Letkol Inf. Ikhsan Agung Widyo Wibowo SIP MHL di Makodim setempat, Kamis sore (06/03/2025).
Pada kesempatan itu, Letkol Ikhsan menyambut baik dan positif silaturahmi dan audiensi bersama pengurus KB-FKPPI yang merupakan salah satu wadah organisasi bagi anak kolong yang merupakan anak dan cucu TNI-Polri ataupun purnawirawan.
“Saya mengemban amanah jabatan Dandim di Makodim 0413/Bangka ini, baru 4 hari. Tentunya, sebagai pembina menyambut baik dan positif silaturahmi KB-FKPPI ini,” ungkap Letkol Ikhsan.
Mantan Dandim Karang Anyar itu juga mengungkapkan, dengan tangan terbuka, menerima dengan bangga, salam hangat keakraban dengan para pengurus Ormas termasuk KB-FKPPI yang merupakan “darah daging” sendiri.
“Nanti, akan kita libatkan dalam kegiatan-kegiatan kita, agar FKPPI ini makin mempunyai peran di masyarakat,” katanya.
Letkol Ikhsan juga berharap, semoga melalui wadah FKPPI ini, bisa menelurkan kader-kader pemimpin di daerah-daerah.
Sementara itu, Sekretaris PD XXIX KB-FKPPI Babel, Yusnani, menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas sambutan baik dari Dandim 0413/Bangka, Letkol Inf. Ikhsan Agung Widyo Wibowo SIP MHL selaku pembina untuk 3 PC KB-FKPPI.
“Alhamdulillah terimakasih atas sambutan, arahan, support dukungan Pak Dandim yang luar biasa untuk KB-FKPPI sebuah salah satu ormas bagi anak kolong yang telah eksis sejak 12 September 1978 ini,” ungkap Yusnani.
Pada kesempatan itu, pengurus cabang FKPPI Bangka, Novita Sari, mengungkapkan kondisi perekonomian masyarakat yang saat ini sedang lesu sehingga kesulitan untuk menggelar kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.
Senada disampaikan pengurus cabang FKPPI Bangka Tengah, Andrian Samallo, menyampaikan situasi kondisi sosial perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Bangka Tengah yang lesu akibat terdampak pasca kasus tata niaga pertimahan. (Riski)













