OKI, inewsnusantara. Com-Saat ini BRI sedang gencar-gencarnya memberikan pinjaman kepada masyarakat untuk membantu meningkatkan perekonomian yang ada berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan harapan roda ekonomi semakin maju pesat.
Namun sayang justru program tersebut terkadang menjadi ajang manfaat bagi oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan tanpa memikirkan dampak akibatnya sehingga merugikan Keuangan Negara.

Seperti halnya yang dilakukan oleh BRI KCP unit Pampangan Kab.OKI, Sumatera Selatan diduga telah menggelapkan uang KUR masyarakat hingga senilai Rp. 75 juta.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kordinator aksi Serikat Pemuda dan Masyarakat (SPM) Sumsel, Yopi Meitaha, Rabu (19/02), kepada media ini, pinjaman KUR itu dilakukan di berbagai desa yang ada di Kecamatan Pampangan dan Pangkalan Lampam, salah satunya di desa Srimulya Kec. Pampangan Kab. OKI.
Namun ironisnya, salah satu nasabah tidak menerima uang pinjaman tersebut tetapi uang tersebut diketahui sudah dicairkan oleh pihak Bank.
Dijelaskan Yopi, hal itu diduga kuat sengaja dilakukan oleh oknum untuk mencari keuntungan pribadi.
Diakui Yopi, pihaknya memiliki bukti autentik akan adanya dugaan penggelapan uang nasabah tersebut namun bukti itu akan diserahkan langsung nantinya kepada pihak penegak hukum.
Selanjutnya SPM akan melakukan aksi demo di Kantor BRI Cab Kayu Agung pada Kamis, (20/02) guna meminta agar hal itu bisa diusut tuntas
Karena bukan tidak mungkin hal serupa juga terjadi di daerah lain.
Sayangnya hingga berita ini diturunkan Pinca BRI Kayu Agung belum berhasil dikonfirmasi.













