Oknum Ka SDN 14 Kayu Agung Diduga Selewengkan Dana BOS

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI,inewsnusantara.com-Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi dunia pendidikan akan sangat bermanfaat jika diperuntukan dengan baik.

Karena dengan pengelolaan dana BOS yang baik, tepat dan efisien merupakan salah satu faktor pendukung dalam peningkatan mutu dan kualitas dunia pendidikan di suatu sekolah.

Namun sayang, realisasi dana BOS tersebut kerap menjadi ajang bisnis dan ajang manfaat bagi oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan di dalamnya.

Sehingga mutu dunia pendidikan yang ada di sekolahnya menjadi bobrok bahkan hancur akibatnya.

Mirisnya lagi, aksi itu terkadang sengaja dilakukan tanpa memikirkan dampaknya.

Sepertinya yang terjadi di SDN 14 Kayu Agung, Kab. OKI, Sumatera Selatan.

Menurut sumber yang bisa dipercaya, realisasi dana B0S di sekolah tersebut perlu diaudit dan sangat dipertanyakan.

Karena secara kasat mata saja ujarnya, kondisi gedung sekolah SDN 14 Kayu Agung saat ini jauh dari kata baik.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Banyuasin Melakukan Penandatanganan Pakta Integritas, Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Tahun 2025

Data yang dihimpun, tahap 1 tahun 2024 lalu sekolah ini menerima Rp 289.350.000,- juta lalu pada tahap 2 menerima sebesar Rp 285.788.186 juta.

‎Sedangkan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang nyaris mencapai 100 juta.

Hal itulah yang menyita sorotan publik sementara warna cat gedung yang pudar, mobiler banyak yang rusak, buku-buku mata pelajaran yang dipinjamkan kepada murid hanya buku keluaran lama tanpa ada yang baru.

Lantai sekolah juga banyak yang pecah, serta ATK sekolah yang serba minim.

Kondisi itu diakui sumber sejak kepemimpinan Kepala Sekolah, Kartini, hingga saat ini dirinya menjabat.

“Bukankah dana BOS itu bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah seperti pemeliharaan gedung, rehab ringan, pembelian buku, serta ATK dan sebagainya tapi mengapa sekolah tersebut justru kondisinya bisa dibilang tidak sesuai la mengingat jumlah muridnya sangat banyak, diperkirakan mencapai lebih kurang 700 murid”, ujar sumber.

Baca Juga :  Jampidsus Kejagung Sita 42 Ribu Ton Kandungan Mineral di Bangka Tengah

Coba bayangkan, lanjut sumber, kemana dana BOS yang dikucurkan ke sekolah itu jika bukan dikorupsi oleh oknum Kepala Sekolah untuk memperkaya diri sendiri.

“Sejak menjabat Kepala Sekolah hingga saat ini sudah berapa banyak keuangan Negara dari dana BOS yang diselewengkan, sampai kapan hal ini dibiarkan terus berlarut tanpa efek jera”, ungkap sumber serius.

Untuk itu, diminta kepada dinas terkait dana APH untuk menindaklanjuti persoalan yang terjadi jangan sampai terus berlarut hingga dunia pendidikan semakin jelek.

Sementara itu, Ka SDN 14 Kayu Agung, Kartini, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

Berita Terkait

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla
Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan
Mantan Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin dan 3 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Rp3,94 Miliar
Komisi IV DPRD OKI Bersinergi dengan Pemda Bahas APBD Perubahan 2026
Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel
Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polsek Talang Kelapa Berhasil Ringkus Dua Pelaku Curat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Komisi IV DPRD OKI Bersinergi dengan Pemda Bahas APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru

Daerah

Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:48 WIB