BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Bersama Desa Tebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur, saat ini mengembangkan usaha perkebunan pisang di atas lahan seluas dua hektare, yang berlokasi di Dusun I.
Saat ini lahan tersebut baru selesai di garap dengan menggunakan alat berat excavator. Hal ini di sampaikan Kades Tebing Abang Nuhasim, saat ditemui di Kantor Desa Tebing Abang, Selasa (12/8).
“Pengembangan usaha perkebunan pisang tersebut saat ini sudah dalam penyiapan lahan yang baru selesai di garap dan tengah dalam proses pembersihan lahan,” kata Kades Nuhasim.
Dikatakannya, pembukaan perkebunan pisang ini merupakan pengembangan usaha dari BUMDes Maju Bersama dan pengembangan usaha perkebunan pisang ini akan berkelanjutan.
“Pisang yang akan ditanam jenis pisang lilin yang nanti bibitnya akan dibeli dari Lampung. Untuk ukuran jarak tanam 2 M X 3 M, diatas lahan tanah seluas dua hektare yang akan ditanami sebanyak 2. 600 batang pisang,” terangnya.
Dijelaskannya, budidaya tanaman pisang dengan memanfaatkan lahan sewa di desanya tersebut merupakan terobosan baru dengan tujuan memanfaatkan lahan dengan jenis komoditas pisang lilin.
“Dengan jarak tanam 2 M x 3 M, lahan ini dapat menampung sekitar 2.600 batang pisang lilin. Perkiraan hasil panen bersih mencapai 1.000 batang per hektare, dengan potensi pendapatan hingga Rp180 juta,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa program ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat peran BUMDes Maju Bersama. “Kami ingin BUMDes semakin tangguh, maju, dan bersinergi dengan warga demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Selain perkebunan pisang lilin, pihak desa bersama BUMDes berencana mengembangkan budidaya ikan lele sebagai bagian dari diversifikasi ketahanan pangan. Namun ini masih wacana.
Kades menegaskan bahwa dukungan, doa restu, dan masukan dari seluruh warga sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi Desa Tebing Abang. (Adm).













