BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk warga Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.
Di tengah suasana penuh suka cita, Kepala Desa (Kades) Air Senggeris Ardiansyah, menyampaikan pesan penting tentang makna Idul Fitri yang lebih dari sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan mempererat silaturahmi dan meningkatkan ketakwaan.
“Alhamdulillah, kita bersyukur dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kesehatan, umur yang panjang, serta keberkahan dalam menjalani hidup,” ucapnya saat dibincangi media ini, Rabu (2/4).
Dalam perbincangan dengan media ini, Kades Ardiansyah mengajak masyarkat Desa Air Senggeris mari jaga silaturahmi dan terus tingkatkan ketakwaan setelah bulan suci Ramadan.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kebahagiaan pribadi, tetapi juga tentang menjaga hubungan baik dengan sesama.
Silaturahmi yang erat diharapkan dapat memperkuat persatuan dan menciptakan suasana harmonis dalam kehidupan bermasyarakat. Tak hanya itu, Idul Fitri juga menjadi ajang refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Desa Air Senggeris diharapkan dapat terus menumbuhkan sikap saling menghormati dan membantu sesama dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kebersamaan, suasana Idul Fitri di Desa Air Senggeris diwarnai dengan saling bermaafan dan kunjungan ke rumah kerabat serta tetangga.
Tradisi ini semakin mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang kuat di tengah masyarakat.
Di akhir pesannya, Kades Ardiansyah mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh warga Masyarakat Desa Air Senggeris dengan harapan kebaikan dan keberkahan selalu menyertai.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya seraya menyebut kini hari raya Idul Fitri sudah memasuki hari ketiga.
Momen Idul Fitri ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan persatuan, bukan hanya dalam perayaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (Adm)













