OKI, inewsnusantara. Com-Pemerintah Kabupaten OKI melalui dinas Pariwiasata sejak beberapa tahun terakhir melaksanakan pembangunan sebuah museum yang diberi nama Museum Bende Seguguk.
Museum tersebut terletak di area bekas rumah sakit lama Kayuagung tepatnya di Kelurahan Sidakersa, Kecamatan Kayuagung.
Museum dua lantai itu tentu diharapkan dapat menampung benda-benda bersejarah, tradisi, cerita rakyat, adat istiadat dan lain sebagainya.
Namun sayang pembangunan museum yang menelan dana Milyaran rupiah itu kini terkesan mubazir dan terbengkalai.
Tampak saat ini tidak terawat, dan belum difungsikan sama sekali.
Sehingga hal itu menimbulkan pertanyaan besar mengapa belum difungsikan. Sementara dana yang digelontorkan cukup besar.
“Hanya buang-buang dana saja kalau dilihat seperti ini, buat apa dibangun, jangankan berfungsi, dirawat pun tidak”, ujar masyarakat sekitar, Senin (04/08).
Bahkan informasinya, dijelaskan sumber, uang pembangunan museum itu hingga mencapai Rp. 5 Mliyar.
” Perlu diaudit tu pembangunan museum itu, apa iya sampai menghabiskan uang sebanyak 5 Milyar gitu”, ujar sumber.
Kedepan, pemerintah diminta untuk lebih matang dalam melakukan perencanaan pembangunan jangan sampai terkesan mubazir dan sia-sia belaka.













