Korban Pembacokan di Pemulutan Selatan OI Dirawat di RS Bhayangkara Palembang, Lengan Kiri Luka Terparah

- Redaksi

Sabtu, 25 Januari 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Korban pembacokan di Desa Sungai Lebung, Kecamatan Pemulutan Selatan, Ogan Ilir, kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Korban bernama Iskandar dibacok di kediamannya oleh pelaku bernama Mahrin pada Kamis (23/1/2025) lalu sekira pukul 14.00.

Salah seorang anggota keluarga Iskandar berinisial RH mengatakan, korban kini dirawat di rumah sakit karena mengalami luka di beberapa bagian tubuh.

“Korban kena luka bacok di lengan kiri, lengan kanan sama di bahu kiri. Luka di lengan kiri yang agak berat,” kata RH dihubungi via telepon, Sabtu (25/1/2025).

RH menuturkan, pembacokan tersebut karena pelaku mengklaim korban memiliki utang sebesar Rp 800 ribu.

Ditegaskannya bahwa tudingan terkait utang tersebut tidaklah benar.

“Tidak ada utang. Memang benar dulu sekitar satu tahun lalu, korban punya kewajiban kepada pelaku bayar Rp 800 ribu dan sudah lunas,” tegas RH.

Dirinya menuturkan, korban dan pelaku saling mengenal satu sama lain.

Pada awal 2024 lalu, pelaku menawarkan jasa sewa alat pertanian untuk menggarap sawah dengan biaya Rp 800 ribu per jam.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Sungsang Gencarkan Sosialisasi P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

Pelaku menawarkan sewa dua jam lebih kepada korban.

“Korban awalnya tidak mau dan bilang kalau sewa dua jam bisa Rp 1 juta lebih kan. Korban mau sewa satu jam saja. Akhirnya pelaku bilang tidak apa-apa dua jam, bayar Rp 800 ribu saja,” ungkap RH.

Singkat cerita, korban lalu menggarap sawah tersebut dengan alat pertanian yang disewa.

Usai menggarap sawah, biaya sewa alat sebesar Rp 800 ribu dibayar dua hari setelahnya.

Menurut RH, uang pembayaran diantar langsung ke rumah pelaku.

“Di situ ada istri pelaku menyaksikan pembayaran itu. Tapi memang karena kebiasaan kami di desa, pembayarannya itu tidak pakai kwitansi,” jelas RH.

“Sudah dibayar, ya sudah waktu itu selesai. Tidak ada cerita keributan,” imbuhnya.

Namun beberapa bulan terakhir, tepatnya sejak September 2024 lalu, pelaku menuding korban belum membayar sewa alat pertanian.

Baca Juga :  Masyarakat Tak Setuju Speedboat Wisata di Ogan Ilir Dibubarkan, Minta Pemerintah Bantu Perlengkapan Keselamatan

“Dibilang katanya pelaku belum dibayar, padahal sudah. Orang tua kami tidak mau seperti itu, kan sudah dibayar. Pelaku ngotot bilang kalau itu belum dibayar,” jelas RH.

“Mohon maaf, kami memang bukan orang kaya. Tapi uang segitu Rp 800 ribu pasti dibayar lah, tidak mungkin kami biarkan,” kata RH menegaskan.

“Kami juga tidak mengerti kenapa pelaku bilang belum dibayar. Apakah lupa atau gimana,” kata dia lagi.

Saat hari peristiwa pembacokan, pelaku mendatangi rumah korban dengan membawa sebilah parang.

“Orang tua kami karena merasa tidak ada salah apa-apa, ya keluar rumah. Pas keluar ke depan pintu, kena bacok itu tiga kali,” ujar RH.

Perkara ini pun sedang ditangani aparat Polsek Pemulutan.

Polisi masih memburu pelaku yang diduga kabur keluar wilayah Pemulutan Selatan.

“Saat ini sedang kami tindaklanjuti dan pelaku saat ini sedang dalam pengejaran,” kata Kapolsek Pemulutan Iptu Nugrah Angga dihubungi terpisah. (Mat)

Berita Terkait

HAMASS Kembali Desak Kejati Sumsel Usut Oknum Sekdin Dinkes OKI
Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*
Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*
Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama
Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:19 WIB

HAMASS Kembali Desak Kejati Sumsel Usut Oknum Sekdin Dinkes OKI

Senin, 2 November 2026 - 14:32 WIB

Kapolres OKI Tegaskan Larangan Penggunaan Vape, Personel Diminta Patuhi Surat Edaran Kapolri*

Minggu, 1 November 2026 - 15:01 WIB

Kapolres OKI Dampingi Menteri LH dan Pejabat Mabes Polri Tinjau Penanganan Karhutla di Tulung Selapan*

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Polres OKI Bongkar Sembilan Pondok Diduga Sarang Narkoba di Serigeni Lama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru