OGAN ILIR,inewsnusantara.com – Oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK Pemprov Sumsel inisial HP yang baru saja dilantik Gubernur Herman Deru, 5 Juni 2025 lalu jadi sorotan mata publik.
Pasalnya kendati menyandang status PPPK di Pemprov Sumsel namun beberapa hari terakhir diduga masih terpantau bergentayangan di lingkungan Pemkab Ogan Ilir.
Diduga kuat, oknum PPPK yang bertugas di salah satu Dinas di lingkungan Pemprov Sumsel ini masih menjalankan tugasnya sebagai wartawan, yang selama ini ditekuninya.
Informasi yang dihimpun, oknum PPPK ini selain masih menulis berita juga melakukan penagihan di beberapa kantor dinas dalam lingkungan Pemkab Ogan Ilir.
“Dia melakukan penagihan publikasi media di Kominfo, DPRD Ogan Ilir, dan beberapa dinas lainnya di Pemkab Ogan Ilir,” ungkap sumber terpercaya media ini, Rabu (25/6/2025).
Mirisnya lagi kata sumber ini, oknum PPPK tersebut juga terkesan melakukan pemaksaan kepada pihak dinas melakukan pencairan dana publikasi.
“Kalau dia punya tagihan publikasi, artinya patut dipertanyakan selama ini oknum ini tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya seorang honorer,” singgungnya.
Padahal menurut dia, sejatinya setiap honorer yang bekerja di intansi pemerintahan wajib menjalankan tugas atau bekerja sesuai bidangnya.
“Selama ini kita lihat oknum perempuan ini, tidak pernah masuk bekerja di kantor dinas yang disebutkan, kerjaannya justru mendatangi dinas-dinas di Pemkab Ogan Ilir untuk mencari berita,” bebernya.
“Bahkan oknum HP ini juga melakukan penagihan dana desa dengan beberapa Kades di Ogan Ilir,” timpal dia.
Lebih lanjut diterangkan si sumber bahwa selama ini oknum tersebut tercatat sebagai wartawan aktif di Ogan Ilir dan mengantongi kartu PWI Ogan Ilir.
“Yang kita bingung ini, kok bisa-bisanya dilantik sebagai PPPK, tapi tidak pernah ngantor, entah di mana kantornya selama menjadi honorer,” imbuhnya.
Parahnya lagi, setelah dilantik menjadi PPPK, oknum H ini terpantau masih aktif bekerja sebagai wartawan dan bergerilya mencari uang di Pemkab Ogan Ilir.
“Kita minta pak Gubernur Sumsel harus tegas dengan oknum PPPK ini, kira-kira oknum ini masih mau jadi wartawan atau mengabdi sebagai abdi negara yakni PPPK,” pungkasnya.













