Bangka Barat, INC,. – Bupati Bangka Barat, Markus, mengajak seluruh pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan yang baru dilantik untuk menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membesarkan partai sekaligus mengawal pembangunan daerah.
Hal itu disampaikannya usai pelantikan pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (11/7/2026). Menurut Markus, terbentuknya kepengurusan hingga tingkat akar rumput menjadi bagian penting dalam memperkuat konsolidasi partai sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan pengurus ranting dan anak ranting ini, melengkapi struktur kepengurusan DPC PDI Perjuangan Bangka Barat. Tentunya kita harus tetap kompak, tetap semangat, dan terus mengedepankan semangat gotong royong untuk memajukan partai melalui perjuangan-perjuangan yang berpihak kepada rakyat,” ujar Markus.
Ia mengatakan, arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Kepulauan Bangka Belitung, Rudianto Tjen, menjadi pengingat bahwa tantangan politik maupun pembangunan ke depan tidak akan mudah. Karena itu, seluruh kader diminta tetap solid dan berjalan seiring dengan pemerintah daerah demi kemajuan Bangka Barat.
“Tantangan ke depan tidak gampang. Karena itu, kami sebagai kepala daerah bersama seluruh kader harus terus bersatu dan bergandengan tangan membangun Bangka Barat yang kita cintai ini,” katanya.
Di sisi lain, Markus menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tetap menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Perbaikan layanan, khususnya bagi masyarakat peserta BPJS Kesehatan, terus dilakukan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat dan berkualitas.
“Masalah BPJS menjadi prioritas kami di Bangka Barat. Saat ini kami fokus membenahi pelayanan kesehatan, dan alhamdulillah keluhan masyarakat terus menurun. Baik pelayanan di puskesmas, klinik maupun rumah sakit sudah jauh lebih baik,” ungkapnya.
Menurut Markus, berbagai pembenahan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Bahkan hingga kini, pemerintah daerah hampir tidak lagi menerima keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan maupun ketersediaan obat.
“Saya berharap, masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya. Sampai saat ini hampir tidak ada lagi laporan atau pesan dari masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan. Begitu juga soal ketersediaan obat, sejauh ini tidak ada komplain,” pungkasnya.












