Bangka Barat, INC,. – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi, menegaskan bahwa pelantikan pengurus ranting dan anak ranting bukan sekadar melengkapi struktur organisasi partai, tetapi menjadi momentum memperkuat perjuangan politik yang berpihak kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat, menghadiri pelantikan pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (11/07/2026). Menurutnya, pengurus ranting merupakan ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Pengurus ranting dan anak ranting adalah ujung tombak perjuangan PDI Perjuangan. Setelah dilantik, kader tidak cukup hanya memiliki jabatan dalam struktur partai, tetapi harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan ikut mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat,” ujar Imam.
Ia menekankan, kekuatan PDI Perjuangan terletak pada soliditas kader hingga ke tingkat paling bawah. Karena itu, seluruh pengurus diminta menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi, serta menjalankan garis perjuangan partai dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Imam, tantangan yang dihadapi ke depan tidak ringan. Oleh sebab itu, seluruh kader harus bergerak bersama dengan semangat gotong royong agar partai tetap menjadi rumah perjuangan bagi masyarakat kecil.
“Soliditas organisasi harus terus dijaga. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya yakin seluruh kader PDI Perjuangan di Bangka Barat mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga setiap aspirasi rakyat dapat diperjuangkan menjadi kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Imam berharap, keberadaan pengurus ranting dan anak ranting yang baru dilantik, mampu memperkuat konsolidasi partai sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan melalui kerja nyata yang langsung menyentuh kebutuhan warga.












