OGAN ILIR, inewsnusantara.Com– Sejumlah rumah warga di Desa Arisan Deras, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir, kondisinya memprihatinkan karena mengalami kerusakan parah.
Bahkan sebagian rumah tak layak huni tersebut ada yang nyaris ambruk, namun tetap ditempati pemiliknya karena tak ada pilihan lain.
Seperti rumah milik Caniya di RT 03 Dusun II Desa Arisan Deras yang terancam ambruk.
Rumah kayu sederhana yang disangga oleh tiang kayu setinggi 1,5 meter itu, bagian ruangan dapurnya porak-poranda.
Diduga kerusakan rumah akibat material kayu yang sudah lapuk.
Mengingat atap bangunan dapur hanya berupa daun nipah sehingga sangat mudah terkena air saat hujan.
Saat ditemui di kediamannya, Caniya tampak bersama seseorang yang merupakan saudara perempuannya.
“Beginilah kondisi rumah kami,” kata Caniya kepada wartawan, Sabtu (11/1/2025).
Wanita 52 tahun ini mengaku tak memiliki uang untuk memperbaiki rumah.
Untuk makan sehari-hari saja, dirinya harus susah-payah menjual hasil kebun dan kerupuk olahan yang nilainya tak sampai Rp 50 ribu per hari.
“Mau,” kata Caniya ditanya keinginan agar rumah yang ditempatinya agar dapat diperbaiki.
Demi menjaga agar tempat tinggalnya tak ambruk total, Caniya mengaku sangat berhati-hati saat beraktivitas di dalam rumah.
“Takut (rumah) rusak, tidak ada tempat tinggal lagi,” kata dia.
Merespon hal ini, aparat pemerintahan desa setempat tak tinggal diam.
Kepala Desa Arisan Deras, Syaiful memastikan rumah Caniya segera diperbaiki dengan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Untuk tahun ini, ada empat rumah di Desa Arisan Deras yang diajukan untuk diperbaiki, termasuk milik Caniya,” jelas Syaiful.
Menurutnya, tak sedikit rumah warga tak layak huni di Desa Arisan Deras.
Sebelumnya, sudah 10 rumah warga di desa tersebut yang diperbaiki oleh Baznas.
“Bagi yang merasa rumahnya tak layak huni, dapat melapor ke kepala desa agar diteruskan ke Baznas Ogan Ilir. Bantuan pasti diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan,” kata Syaiful menegaskan. (Mat)













