Bangka Belitung di Garis Rawan Narkotika, Kepala BNN RI Marthinus Hukom Tekankan Strategi Laut, Intelijen, dan Perlindungan Anak

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Belitung, INC,. – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghadapi tantangan serius dalam pemberantasan narkotika akibat karakter geografisnya yang terbuka dan didominasi perairan. Kondisi ini membuat wilayah tersebut strategis sekaligus rawan menjadi jalur masuk dan transit penyelundupan melalui pelabuhan tidak resmi dan jalur tikus.

 

Kepala BNN RI Marthinus Hukom, menegaskan bahwa selain faktor geografis, dinamika sosial ekonomi dari aktivitas pertambangan timah turut meningkatkan daya beli masyarakat yang berpotensi memicu kerawanan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan pekerja. Karena itu, penguatan pengawasan wilayah perairan dan intelijen lokal menjadi keharusan mutlak.

 

Secara global, ancaman narkotika terus meningkat. Data menunjukkan ratusan juta orang di dunia terjerat penyalahgunaan, sementara di Indonesia angkanya mencapai sekitar 4,1 juta jiwa usia produktif. Kondisi ini diperparah dengan munculnya ribuan jenis zat psikoaktif baru yang terus berkembang, sebagian di antaranya bahkan belum sepenuhnya terjangkau regulasi.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Pangkalpinang Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

 

BNN juga mengungkap fenomena baru peredaran narkotika melalui cairan rokok elektrik atau vape. Dari ratusan sampel yang diuji, ditemukan kandungan zat berbahaya seperti sintetis cannabinoid, sabu, hingga etomidate. Pemerintah pun telah menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan dua untuk memperkuat penindakan hukum.

 

Sebagai langkah jangka panjang, BNN mengedepankan program Ananda Bersinar, yakni upaya membangun ketahanan generasi sejak usia dini melalui edukasi dan intervensi terhadap anak-anak. Program ini dinilai penting karena sindikat kini menyasar kelompok usia muda dengan berbagai modus yang semakin halus.

Baca Juga :  Kapolri Tetapkan Status Gugur dan Berikan KPLB Anumerta Terhadap 3 Personel Terbaiknya

 

Dalam internal kelembagaan, Marthinus menekankan pentingnya soliditas, sinergi lintas bidang, dan semangat pengabdian. Ia menyebut pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi antara penegakan hukum, pencegahan, dan rehabilitasi.

 

BNN juga mendorong kolaborasi multipihak serta, inovasi layanan seperti tele-rehabilitasi dan program rehabilitasi keliling guna menjangkau masyarakat secara lebih luas.

 

Di akhir pernyataannya, Marthinus mengingatkan seluruh jajaran BNN di Bangka Belitung untuk menjaga integritas dan komitmen. Ia menegaskan bahwa setiap upaya penyitaan narkotika dan pemulihan korban adalah bentuk pengabdian tertinggi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bersih dari narkoba.

Berita Terkait

Pemkot Pangkalpinang Bedah Rumah Warga, Camat Gerunggang: Uang Renovasi Bisa untuk Kebutuhan Pokok
Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!
Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun
Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya Bagikan 1.000 Masker kepada Warga dan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:55 WIB

Pemkot Pangkalpinang Bedah Rumah Warga, Camat Gerunggang: Uang Renovasi Bisa untuk Kebutuhan Pokok

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!

Selasa, 8 September 2026 - 13:37 WIB

Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun

Berita Terbaru

Daerah

Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:45 WIB