DPRD Babel Bongkar Peran BAPPEBTI, Skema Harga Timah Mulai Diusut

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, INC,. – Upaya membenahi tata kelola timah di Bangka Belitung mulai mengarah ke titik krusial. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Babel mendatangi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan RI, Kamis (26/3), untuk mengurai persoalan yang selama ini dinilai kabur: siapa berwenang mengatur apa dalam rantai timah.

Dipimpin Ketua Pansus Imam Wahyudi, bersama Wakil Ketua Musani dan anggota lainnya, kunjungan ini tak sekadar formalitas. Mereka datang membawa misi memperkuat substansi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral, terutama menyangkut wilayah pertambangan rakyat (WPR) dan izin pertambangan rakyat (IPR) yang selama ini dinilai terlalu fokus di sektor hulu.

Dalam pertemuan yang dipandu Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), Ima, Pansus mendapat penegasan tegas: BAPPEBTI tidak menyentuh sektor hulu maupun tata niaga fisik timah.

Baca Juga :  Si Dokkes Polres Banyuasin Gelar Sosialisasi Penyakit TBC Kepada Personil Polres

“Peran kami ada di hilir, saat komoditas sudah masuk ke perdagangan berjangka. Mulai dari pengawasan bursa, standarisasi kualitas, hingga mekanisme transaksi,” jelas Ima.

Penjelasan ini sekaligus mempertegas batas kewenangan. Sektor hulu tetap berada di bawah pemerintah daerah dan Kementerian ESDM, tata niaga ekspor fisik dipegang Kementerian Perdagangan, sementara BAPPEBTI berperan saat timah masuk sistem kontrak berjangka.

Namun di balik batas itu, terbuka peluang strategis. BAPPEBTI mendorong agar hasil timah rakyat bisa masuk ke jalur perdagangan resmi, bahkan diarahkan ke bursa dalam negeri. Langkah ini dinilai mampu membuka transparansi harga sekaligus memperkuat posisi penambang dalam sistem pasar.

Baca Juga :  Sekcam Suak Tapeh Pimpin Upacara HUT Kabupaten Banyuasin Ke -23 Tahun 2025

Diskusi pun berkembang tajam. Sejumlah anggota Pansus menyoroti persoalan klasik mulai dari ketimpangan harga, lemahnya pengawasan, hingga peluang memasukkan norma perdagangan berjangka dalam Ranperda. Pemanfaatan teknologi informasi dan kolaborasi lintas lembaga juga mengemuka sebagai kunci pembenahan sistem.

Kunjungan ini menjadi sinyal, bahwa pembahasan Ranperda tidak lagi berhenti di lubang tambang. DPRD Babel mulai menarik persoalan hingga ke hilir, ke pusat perdagangan, tempat harga ditentukan dan mekanisme pasar bekerja.

Arah baru mulai dibidik: membuka transparansi dan mendorong keadilan harga bagi penambang rakyat.

Berita Terkait

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh
Gusti Pratama Terpukau Keindahan Bangka, “Suamiku Lukaku” Angkat Pesan Bahaya Kekerasan Dalam Hubungan
Wisata Pemandian Alam Chenara Vinlan di Tanjung Batu Ogan Ilir, Tiket Masuk Hanya Rp 5 Ribu
PT Timah dan PWI Bateng Tebar Kurban hingga Perbatasan Desa, Warga Haru Baru Pertama Kali Terima Daging Kurban
Ketua DPC PDIP Belitung Salurkan 7 Sapi Kurban di Tanjungpandan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:51 WIB

Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:41 WIB

Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:10 WIB

Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:35 WIB

Gusti Pratama Terpukau Keindahan Bangka, “Suamiku Lukaku” Angkat Pesan Bahaya Kekerasan Dalam Hubungan

Berita Terbaru