Pangkalpinang, INC,. — Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Pangkal Balam 23.331.11, Kota Pangkalpinang, sejak Sabtu (7/3/2026) dini hari.
Sejak pukul 04.00 WIB, masyarakat sudah mulai memadati SPBU untuk mendapatkan BBM jenis pertalite.
Pantauan di lokasi hingga pukul 07.00 WIB, antrean kendaraan roda dua hingga roda empat terlihat semakin panjang. Kondisi ini diduga dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap isu kelangkaan BBM yang beredar di tengah masyarakat.
Situasi tersebut diperkirakan, masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan apabila kepanikan masyarakat terhadap ketersediaan BBM belum mereda.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Rudianto Tjen, menegaskan bahwa stok BBM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkalpinang, dipastikan dalam kondisi aman hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia meminta masyarakat agar, tidak panik dan tidak terpengaruh oleh isu kelangkaan BBM.
“Saya sudah berkoordinasi dengan rekan saya di DPR RI Komisi XII di Jakarta terkait pasokan BBM, khususnya pertalite. Informasi yang kami terima menyatakan tidak ada kelangkaan,” ujarnya.
Menurut Rudianto Tjen, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar di wilayah Bangka Belitung.
Koordinasi juga dilakukan melalui Ketua DPRD Provinsi, Didit Srigusjaya, untuk memastikan informasi langsung dari PT Pertamina Patra Niaga terkait kondisi stok BBM di daerah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pertamina Patra Niaga, stok BBM di Bangka Belitung masih mencukupi dan dipastikan tersedia hingga menjelang Lebaran Idul Fitri.
Ia berharap, masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru dapat memicu antrean panjang di SPBU.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, stok BBM masih seperti biasa dan dipastikan masih tersedia hingga Lebaran Idul Fitri nanti,” tegasnya.(I20/INC)













