Sumbang Devisa, Tambak Udang OKI Dipasok Listrik Andal

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI, inewsnusantara.com-Sentra tambak udang vaname di Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, selama ini menjadi salah satu penyumbang devisa melalui ekspor komoditas perikanan. Untuk mengoptimalkan produksi dan memperluas area budidaya, pasokan listrik yang andal dan memadai menjadi kebutuhan utama.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meminta PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) meningkatkan kapasitas serta keandalan listrik di kawasan tambak Wahyuni Mandira. Permintaan itu disampaikan saat panen raya udang vaname di desa tersebut, Selasa (17/2).

Menurut Deru, produksi udang vaname dari Sumatera Selatan mencapai sekitar 15.000 ton per tahun, dengan sebagian di antaranya berasal dari kawasan Wahyuni Mandira. Namun, kontribusi tersebut belum seluruhnya tercatat sebagai ekspor Sumatera Selatan karena pengirimannya masih melalui pelabuhan di luar provinsi.

“Produksi ini menyumbang devisa yang besar. Karena itu, para petambak juga harus tertib mencatatkan produksinya agar kontribusinya terhadap daerah jelas,” ujar Der

Ia menjelaskan, sebelum 2021 para petambak mengandalkan genset berbahan bakar solar untuk menggerakkan kincir air dan peralatan tambak. Setelah jaringan PLN masuk, biaya operasional menjadi lebih efisien. Meski demikian, kebutuhan daya terus meningkat seiring rencana perluasan lahan budidaya yang saat ini baru dimanfaatkan sekitar 60 persen.

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Banyuasin Gelar Patroli Terpadu di Malam Hari, Jaga Kondusivitas Pasca Tahun Baru

“Awalnya daya 3.300 VA cukup, tetapi sekarang kebutuhan bertambah. Jika pasokan listrik diperkuat, potensi pengembangan tambak masih sangat besar,” katanya.

Deru juga meminta dilakukan pendataan jumlah petambak dan luas lahan sebagai dasar perencanaan kebutuhan listrik. Selain itu, pembinaan teknis serta pengawasan mutu produksi dinilai penting untuk menjaga kualitas udang agar tetap berdaya saing di pasar ekspor.

Bupati OKI, Muchendi, mengatakan kawasan tambak tersebut merupakan sisa aset PT Wahyuni Mandira yang kini dikelola masyarakat. Karena itu, dukungan infrastruktur dasar, terutama listrik, menjadi kebutuhan mendesak.

“Listrik yang andal dan peningkatan infrastruktur sangat dibutuhkan petambak untuk meningkatkan hasil produksi,” ujar Muchendi.

Ia menambahkan, sejumlah wilayah pesisir di OKI seperti Tulung Selapan, Cengal, dan Sungai Menang masih menghadapi keterbatasan daya serta persoalan tegangan rendah. Bahkan, terdapat jaringan dan tiang listrik yang telah terpasang tetapi belum dialiri listrik.

Baca Juga :  Keterlibatan Babinsa Dalam Kegiatan Pos Kamling Bentuk Nyata Kebersamaan Dalam Upaya Menjaga Keamanan Lingkungan

“Kami berharap ada solusi konkret dari PLN agar potensi pesisir bisa berkembang optimal,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menyatakan PLN telah menyiapkan sembilan unit transformator untuk memperkuat pasokan listrik di sentra udang tersebut. PLN juga membuka peluang pembangunan jaringan baru dengan estimasi investasi Rp 13 miliar hingga Rp 15 miliar guna mendukung pengembangan sektor perikanan dan kelautan di wilayah itu.

“Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tetapi menghadirkan energi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. PLN siap mendukung pertumbuhan sektor perikanan di daerah ini,” ujar Adhi.

Perwakilan Perkumpulan Pertambakan Udang Wahyuni Mandira, Taufik Yusuf, menambahkan keterbatasan daya listrik kerap menyebabkan gangguan operasional tambak.

Para petambak sebelumnya telah mengusulkan penambahan transformator serta pembangunan pos pelayanan PLN yang lebih dekat dengan lokasi tambak agar penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Berita Terkait

Andrian Samallo Terpilih Aklamasi, Nahkodai PWI Bangka Tengah 2026-2029
Diam Tidak Selalu Emas, Pertamina Kampanyekan Respectful Workplace Ajak Pekerja Untuk Aktif
Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026
Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara
213 Inovasi Dikerahkan, Bupati Bateng Bidik Status Daerah Paling Inovatif Nasional
Apel Pendadaran PSHT Dipimpin Wakil Bupati OKI, Kapolres Ajak Peserta Jaga Kamtibmas
Maksimalkan Poskamling, Babinsa Amankan Wilayah Binaan
Pemalak di Simpang Muara Meranjat OI Kembali Beraksi, Pelaku Incar Pemotor dan Pengemudi Truk

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:17 WIB

Andrian Samallo Terpilih Aklamasi, Nahkodai PWI Bangka Tengah 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Diam Tidak Selalu Emas, Pertamina Kampanyekan Respectful Workplace Ajak Pekerja Untuk Aktif

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:47 WIB

Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:10 WIB

Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

Apel Pendadaran PSHT Dipimpin Wakil Bupati OKI, Kapolres Ajak Peserta Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru

Jakarta

Dinda Rembulan  Minta Menteri UMKM  Perhatikan  Gen Z

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:27 WIB

Daerah

Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:47 WIB

Daerah

Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara

Senin, 8 Jun 2026 - 22:10 WIB