Bupati Banyuasin Terima Kunker Komisi DPR RI Di Tanjung Lago

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN,inewsnusantara.com,- Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH bersama dengan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru SH MH menerima Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Rabu (9/4).

Dalam kesempatan istimewa ini, Askolani memaparkan bahwa tahun 2024, Kabupaten Banyuasin telah menjadi penghasil produksi padi nomor 3 di Indonesia, berhasil naik peringkat dari sebelumnya peringkat 4 sekarang bisa mencapai peringkat 3 menurut Badan Pusat Statistik (BPS).

Sektor Pertanian merupakan sektor vital yang menjadi perhatian pemerintah sehingga apapun yang bisa meningkatkan produksi akan diupayakan agar Indonesia bisa mencapai swasembada pangan.

Salah satu upaya yaitu adanya Kegiatan Optimasi Lahan Rawa Tahun 2024 di Kabupaten Banyuasin oleh Kementerian Pertanian sebagai Program Strategis Nasional dalam rangka mencapai ketahanan pangan yang menjadi Program Prioritas Presiden Republik Indonesia Bapak Jendral (Purnawirawan) Prabowo Subianto dengan ASTA CITAnya.

Kegiatan Optimasi Lahan (OPLA) Rawa tahun 2024 di Kabupaten Banyuasin seluas 11.700 ha yang tersebar di 13 kecamatan pada 32 desa. Salah satunya desa Sri Menanti Kecamatan Tanjung Lago dengan luas lahan 302 ha.

Dengan adanya kegiatan OPLA ini, masa tanam yang semula hanya 1 kali (IP 100) menjadi 2 kali (IP 200), dan sekarang ini adalah musim tanam ke 2 atau IP 200.

Baca Juga :  Kapolres Banyu Asin Turun Langsung Laksanakan Pamtur Jalintim

Selanjutnya tahun 2025 ini, Kabupaten Banyuasin mengusulkan Kegiatan Optimasi Lahan (OPLA) Rawa seluas 34.511 ha yang tersebar di 16 kecamatan pada 49 desa.

Askolani menambahkan bahwa untuk meningkatkan produksi tanaman padi tentunya adanya ketersediaan saprodi dan alsintan. Permasalahan mendasar yang senantiasa dihadapi petani dalam berusaha tani adanya serangan hama dan penyakit, hal ini akan mengakibatkan kegagalan panen.

Untuk itu mohon kiranya dari pemerintah pusat melalui Ketua dan Anggota Komisi IV DPR RI mengupayakan bantuan berupa insektisida, fungisida, rodentisida yang sangat dibutuhkan oleh petani di Kabupaten Banyuasin.

Orang nomor satu di Banyuasin ini menutup dengan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Sumsel Herman Deru, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, para penyuluh yang ada di Kabupaten Banyuasin dan seluruh Instansi terkait, yang telah ikut membantu berupaya mendukung pencapaian target produksi khususnya produksi padi di Kabupaten Banyuasin.

Gubernur Sumsel Herman Deru juga mengucapkan terima kasih atas Kunker Komisi IV DPR RI yang melihat langsung keadaan lahan tanam dan kendala yang dihadapi petani di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Lago Gelar Himbauan Dukung Swasembada Pangan

Besar harapan kami, dengan adanya kunker ini terkait permasalahan yang ada dalam pengembangan lahan tanam dapat menjadi pertimbangan, dapat mengupayakan bantuan berupa insektisida, fungisida, rodentisida yang sangat dibutuhkan oleh petani serta ketersediaan saprodi dan alsintan di Kabupaten Banyuasin.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra lukman SSos MAP menjelaskan bahwa terkait permasalahan yang ada, tentu ini akan menjadi masukan dan kebijakan Komisi IV DPR RI kedepan. Mengingat Kabupaten Banyuasin merupakan nomor 3 penghasil produksi padi di Indonesia, tentu akan menjadi perhatian besar bagi kami dalam pengembangan lahan tanam menuju swasembada pangan.

Beberapa poin penting menjadi bahan pertimbangan dalam pengupayaan peningkatan lahan tanam, faktor pendukung agar kedepan Kabupaten Banyuasin dapat menjadi nomor 1 produksi padi tertinggi di Indonesia.

“Terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan Bupati Banyuasin atas kinerjanya dalam mendukung program pemerintah pusat dan Presiden RI Prabowo Subianto. Semoga dengan sinergi yang luar biasa ini menghantarkan Indonesia memiliki ketahanan pangan yang kuat menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (Adm)

Berita Terkait

Diam Tidak Selalu Emas, Pertamina Kampanyekan Respectful Workplace Ajak Pekerja Untuk Aktif
Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026
Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara
Apel Pendadaran PSHT Dipimpin Wakil Bupati OKI, Kapolres Ajak Peserta Jaga Kamtibmas
Maksimalkan Poskamling, Babinsa Amankan Wilayah Binaan
Pemalak di Simpang Muara Meranjat OI Kembali Beraksi, Pelaku Incar Pemotor dan Pengemudi Truk
Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Diam Tidak Selalu Emas, Pertamina Kampanyekan Respectful Workplace Ajak Pekerja Untuk Aktif

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:47 WIB

Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:10 WIB

Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

Apel Pendadaran PSHT Dipimpin Wakil Bupati OKI, Kapolres Ajak Peserta Jaga Kamtibmas

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:01 WIB

Maksimalkan Poskamling, Babinsa Amankan Wilayah Binaan

Berita Terbaru

Jakarta

Dinda Rembulan  Minta Menteri UMKM  Perhatikan  Gen Z

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:27 WIB

Daerah

Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:47 WIB

Daerah

Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara

Senin, 8 Jun 2026 - 22:10 WIB