Pangkalpinang, inewsnusantara.com – Kelangkaan BBM bersubsidi semakin terasa di Kota Pangkalpinang. Pantauan jurnalis pada Selasa pagi, 18/11/2025. Mencatat antrean panjang terjadi di SPBU Pertamina 24.33.102 kawasan Pasar Pagi, salah satu titik dengan antrean terpadat hari ini.
Kendaraan roda dua, roda empat hingga truk terlihat menumpuk sejak subuh untuk mendapatkan Pertalite dan Bio Solar yang mulai sulit ditemukan di wilayah kota. Bahkan beberapa sopir truk mengaku mengantre sejak dini hari.
“Dari jam 02.00 wib. sudah di sini. Solar makin susah, jadi harus standby cepat,” ungkap Roni, sopir truk yang mengantre di SPBU 24.33.102 Pasar Pagi.
Situasi semakin memanas setelah BBM jenis Pertamax dinyatakan kosong di SPBU tersebut, kondisi itu membuat mobil pribadi yang biasanya menggunakan Pertamax terpaksa beralih mengisi Pertalite, sehingga antrean di jalur Pertalite membludak.
“Biasanya saya isi Pertamax, tapi kosong. Terpaksa ikut antre Pertalite juga, walaupun makin panjang,” kata Dedi, salah satu pengemudi mobil pribadi.
Situasi antrean di SPBU Pasar Pagi hingga pukul 08.00 WIB masih mengular dan diperkirakan berlangsung hingga pasokan BBM kembali stabil.
Hingga berita ini diturunkan, masih menunggu konfirmasi pihak Pertamina mengenai penyebab keterlambatan pasokan dan kapan stok akan kembali normal. (I17).













