BANYUASIN, inewsnusantara.com,- Usaha ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) oleh BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris Kecamatan Suak Tapeh
sudah berumur satu minggu.
Hal ini disampaikan Direktur BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris Suparjo, saat ditemui di tempat Kandang Ayam yang berlokasi di RT 06 Dusun II, Rabu (17/6).
“Ini adalah tahap awal yang penting, di mana ayam-ayam tersebut menjalani masa isolasi sebelum dipindahkan ke kandang utama. Dan kini sudah berumur 1 Minggu,’ ujar Suparjo.
Menurutnya, Ayam KUB sangat
potensial untuk dikembangkan
karena pertumbuhannya yang relatif cepat, baik sebagai ayam petelur maupun pedaging, yang dapat meningkatkan pendapatan peternak
Berikut beberapa poin penting terkait
usaha ayam KUB yang baru berumur satu minggu, dimana Masa Isolasi
Ayam KUB yang baru menetas biasanya menjalani masa isolasi selama dua minggu untuk memastikan mereka
sehat dan siap dipindahkan ke kandang utama.
“Pemberian pakan harus disesuaikan dengan umur ayam. Pakan yang diberikan harus mengandung nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan ayam KUB yang cepat,” terangnya
Lanjut Suparjo, setelah masa isolasi selesai, ayam akan dipindahkan ke kandang utama. Penting untuk memastikan kandang memenuhi standar kebersihan dan keamanan agar ayam terhindar dari penyakit.
“Vaksinasi penting dilakukan untuk mencegah penyakit. Jadwal vaksinasi biasanya dimulai sejak ayam berumur satu hari dan disesuaikan dengan umur ayam,” jelasnya.
Kata Suparjo, Ayam KUB siap dipanen pada umur 10 minggu dengan bobot sekitar 0.9-1 kg per ekor, lebih cepat dibandingkan ayam kampung biasa.
“Usaha ayam KUB ini diharapkan dapat menjadi contoh usaha desa yang mandiri dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar ,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Air Senggeris, Ardiansyah menyatakan optimisme, atas keberhasilan usaha BUMDes tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan uji coba skala kecil yang menunjukkan hasil menjanjikan.
“Kita sangat mendukung langkah ini. Kalau ini berhasil, bisa menjadi contoh usaha desa mandiri dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” terang dia.
Ardiansyah menegaskan, langkah ini diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Air Senggeris. (Adm)













