Soroti Tambang Pondi, Imam Wahyudi : Masyarakat Jangan Hanya Jadi Penonton di Negeri Sendiri

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. — Dinamika polemik aktivitas pertambangan di kawasan Pondi, Desa Pemali, Kabupaten Bangka, kembali menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Anggota DPRD Babel dari Fraksi PDI Perjuangan, Imam Wahyudi, menegaskan pentingnya transparansi dan keberpihakan terhadap masyarakat lingkar tambang.

Hal itu disampaikan Imam, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Desa Pemali, pihak perusahaan mitra PT Timah, serta unsur terkait di Ruang RDP DPRD Babel, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, persoalan tambang di kawasan Pondi tidak boleh hanya dipandang dari sisi bisnis dan operasional semata. Ia menilai, suara masyarakat harus menjadi prioritas agar aktivitas pertambangan tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan dan kehidupan warga sekitar.

Baca Juga :  Jelang Iduladha 1447 H, Wawako Dessy Pimpin Rakor TPID, Inflasi Pangkalpinang Terendah Kedua Nasional

“Kami mendengar langsung keresahan masyarakat. Transparansi dan komunikasi terbuka sangat penting agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah warga,” ujar Imam.

Politisi muda PDI Perjuangan itu juga menekankan bahwa, masyarakat berhak mengetahui secara jelas aktivitas pertambangan yang berlangsung di wilayah mereka. Keterbukaan dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan stabilitas sosial di lingkungan tambang.

Imam berharap, tercipta hubungan yang harmonis antara PT Timah, perusahaan mitra, dan masyarakat Desa Pemali. Ia ingin keberadaan tambang benar-benar memberi dampak positif bagi ekonomi warga tanpa mengabaikan aspek sosial dan lingkungan.

Baca Juga :  Saat Terjadi Lakalantas di Banyuasin, Terungkap Peredaran Sabu 24 Kg, Satu Pelaku Tewas dan Satunya diamankan

“Kita ingin ada solusi yang adil bagi semua pihak. Masyarakat jangan sampai merasa ditinggalkan di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Ia turut mengapresiasi langkah Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, yang dinilai cepat merespons aspirasi masyarakat dengan memfasilitasi RDP secara terbuka dan kondusif.

RDP tersebut menjadi gambaran, bahwa persoalan tambang di Bangka Belitung membutuhkan pendekatan yang lebih humanis dan berkeadilan, bukan sekadar administratif. DPRD Babel pun diharapkan mampu menjadi jembatan agar kepentingan investasi tetap berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat lokal.

Berita Terkait

Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA
Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading
8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah
Dua ASN Dishub Palembang Diperiksa
Dengarkan Pidato Kenegaraan HUT RI, Ketua DPRD OKI Ajak Perkuat Sinersigitas
Bakar Sampah Sembarangan Bisa Picu Karhutla, Ketua BECAK Babel Ingatkan 350 Pelajar
Dari Sampah hingga Paket Umrah, Gerakan Langit Biru Demokrat Semarak di Sungai Selan
Kemenag Babel Gandeng Densus 88, BPS dan Siloam Perkuat Pencegahan Radikalisme

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:29 WIB

8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Dua ASN Dishub Palembang Diperiksa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Pidato Kenegaraan HUT RI, Ketua DPRD OKI Ajak Perkuat Sinersigitas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Bakar Sampah Sembarangan Bisa Picu Karhutla, Ketua BECAK Babel Ingatkan 350 Pelajar

Berita Terbaru

Banyuasin

Manfaatkan Patroli Desa, Koptu Helmi Himbau Warga Jaga Kesehatan

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:50 WIB