Selain Ketapang II, Jembatan di Rantau Panjang Ilir OI Juga Ancam Keselamatan Pemotor

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, inewsnusantara.com– Sejumlah jembatan di Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir, mengalami kerusakan yang membahayakan pengendara.

Setelah jembatan di Desa Ketapang II yang viral karena ada sepeda motor yang jatuh ke bawah jembatan, ada lagi jembatan dengan kondisi serupa.

Lokasinya masih berada di Kecamatan Rantau Panjang, tepatnya wilayah Desa Rantau Panjang Ilir.

Menurut penuturan warga, ada plat lantai jembatan yang terbuka dan terancam terlepas.

“Kalau plat lantai lepas, maka jembatannya jebol sama seperti di Ketapang II,” kata seorang warga bernama Junaidi, Jumat (31/1/2025).

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Tersangka Pembunuhan Remaja di SPBU Durian Daun Diringkus Polres Banyuasin

Pada jembatan sepanjang 15 meter dan lebar 3,5 meter itu terdapat dua plat lantai yang terbuka, di mana satu diantaranya terbuka menganga.

“Kalau malam hari, karena minim penerangan, sepeda motor yang lewat jembatan ini bisa-bisa jungkir balik karena menabrak plat lantai yang terbuka,” tutur Junaidi.

Dan kerusakan jembatan berpotensi semakin parah karena sering dilewati kendaraan muatan tonase tinggi.

Baca Juga :  Gara-gara Sangrai Kopi, Bangunan Gudang di Talang Balai Baru OI Ludes Terbakar

“Memang belum pernah ada kecelakaan parah di jembatan ini. Tapi kalau sepeda motor terbalik sudah beberapa kali,” ungkap Junaidi.

Sementara menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, jembatan tersebut berada di trase jalan provinsi.

Sehingga kewenangan perbaikan ada di tangan Pemprov Sumatera Selatan.

“Itu (jembatan rusak merupakan) jalan provinsi,” kata Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, Ruslan dihubungi terpisah.

Berita Terkait

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS
Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:49 WIB

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Selasa, 15 September 2026 - 21:30 WIB

Tim Karhutla Mabes TNI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Selat Penuguan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 September 2026 - 15:31 WIB

Dinkes OKI Ingatkan Bayi, Balita dan Lansia Rentan Dampak Karhutla

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Puskesmas Celikah Ajak Masyarakat Terapkan PHBS

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:49 WIB

Daerah

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:57 WIB