Ratu Dewa Hadiri Launching G๐™ด๐™ฑ๐š๐™ฐ๐™บ

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, inewsnusantara.com-Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah konkret dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni. Untuk itu, tahun ini ada 30 rumah tak layak huni yang tersebar di seluruh kecamatan akan direnovasi.

Pendanaan proyek ini berasal dari kolaborasi antara Baznas dan sejumlah perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk Perumda Tirta Musi, Bank Sumsel Babel, Telkom, dan mitra lainnya.

โ€œTargetnya 30 rumah ini selesai segera. Kami juga mendorong perusahaan lain untuk ikut berpartisipasi dalam menyalurkan dana CSR-nya,โ€ ujar Walikota Palembang, Ratu Dewa saat menghadiri launching Gerakan Benahi Rumah Agar Layak (GEBRAK) di Lr Kumpeh Brayun, 23 Ilir, Senin (5/5/2025).

Dari data Pemkot, saat ini masih terdapat sekitar 3.700 rumah tidak layak huni di Palembang. Upaya renovasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menekan angka tersebut secara bertahap.

Baca Juga :  Polres OKI Gelar Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Para Pengemudi Ojek Online

“Kita targetkan 30 rumah ini selesai tahun ini. Kami harap kedepan akan makin banyak perusahaan yang menyalurkan dana CSR nya untuk rehab rumah yang tidak layak ini,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah, mengingatkan pentingnya transformasi hunian di tengah arus urbanisasi. Ia memprediksi dalam 10 tahun ke depan, 70 persen penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan.

โ€œKalau rumah tidak segera dibangun, maka akan terjadi penumpukan. Tinggal di rumah vertikal harus mulai ditradisikan karena lahan makin terbatas dan harga tanah terus naik,โ€ jelasnya.

Baca Juga :  Pertamina Group Area 3 Perkuat Sinergi Keselamatan Operasional Melalui Forum HSSE Kontraktor

Menurut Fahri, seluruh sumber daya pemerintah harus digunakan untuk menciptakan kota yang bersih, cantik, dan bebas dari kawasan kumuh. Ia juga mendorong keterlibatan pihak swasta dalam membangun hunian efisien dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa sebagai kota tertua di Indonesia, Palembang layak menjadi prioritas nasional, bukan hanya dalam renovasi rumah, tetapi juga dalam penataan kawasan strategis seperti Sungai Musi dan Sungai Ampere.

โ€œSepanjang Sungai Musi perlu ditata dengan rumah susun agar sungainya bersih. Demikian pula di sekitar jalur LRT, harus mulai dibangun rumah vertikal sebagai solusi jangka panjang,โ€ pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan
Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru
Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin
Kapolres OKI Pimpin Simulasi Sispamkota
Ratusan Warga Demo PT.Tania Selatan, Polres OKI Pastikan Situasi Kondusif
Seleksi Paskibraka OKI 2026 Libatkan Personel Polres OKI

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:13 WIB

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 April 2026 - 19:12 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Talang Kelapa Gerakkan Masyarakat Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru

Jumat, 17 April 2026 - 13:46 WIB

Usai Curi Motor Mahasiswa Unsri di Ogan Ilir, Pelaku Pencurian Serahkan Diri ke Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 12:52 WIB

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polres OKI Ajak Personil Tingkatkan Disiplin

Berita Terbaru

Banyuasin

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:13 WIB